Sambut Konferensi KINGMI se-Tanah Papua, Gubernur Pimpin Kerja Bakti Massal di Pulau Mansinam
MANOKWARI - Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, memimpin apel gabungan sekaligus aksi kerja bakti massal bersama aparatur sipil negara (ASN), CPNS, pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), dan tenaga honorer di Pulau Mansinam, Manokwari, Jumat (6/11/2026).
Aksi bersih-bersih dan penataan kawasan Pulau Mansinam tersebut dilakukan sebagai bagian dari persiapan Papua Barat menjadi tuan rumah Konferensi Gereja Kemah Injil (KINGMI) se-Tanah Papua yang dijadwalkan berlangsung pada 18-23 November 2026.
Konferensi keagamaan tersebut akan dihadiri para utusan dan peserta dari enam provinsi serta 42 kabupaten/kota se-Tanah Papua.
Saat memberikan arahan dalam apel gabungan, Dominggus mengajak seluruh jajaran ASN dan masyarakat setempat untuk bersinergi menyukseskan agenda tersebut. Ia menekankan pentingnya memberikan sambutan terbaik kepada seluruh tamu yang datang ke Manokwari.
"Kita harus menjadi tuan rumah yang baik. Kita harapkan duta-duta Kristus yang datang tiba di Manokwari, tanah yang diberkati ini, merasa bersyukur dan pulang nanti juga dengan sukacita," ujar Dominggus.
Untuk memastikan kegiatan berjalan efektif, kerja bakti dibagi ke dalam sejumlah area atau kapling yang menjadi tanggung jawab masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).
Gubernur juga mengarahkan agar kegiatan kebersihan tidak berhenti pada aksi massal tersebut. ASN diminta merangkul pemuda dan pengurus Persekutuan Anggota Muda (PAM) gereja di Pulau Mansinam untuk menjaga kebersihan dan keindahan kawasan itu secara berkelanjutan hingga konferensi berlangsung.
Menurut Dominggus, persiapan sebagai tuan rumah bukan hanya menyangkut kesiapan lokasi kegiatan, tetapi juga bagaimana memberikan kenyamanan dan kesan positif bagi para peserta yang datang dari berbagai daerah.
Di sisi lain, kehadiran ratusan hingga ribuan ASN di Pulau Mansinam juga diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat setempat.
Dominggus mengimbau para ASN memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membeli berbagai produk yang dijual warga, mulai dari makanan dan minuman, kelapa muda, hingga produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
"Hari ini sekitar 500 hingga 1.000 ASN hadir di Pulau Mansinam. Penyeberangan perahu warga panen rezeki, pedagang kelapa dan UMKM juga merasakan dampaknya. Mari kita dukung usaha warga," tambahnya.
Adapun rangkaian Konferensi KINGMI se-Tanah Papua akan dilaksanakan di beberapa lokasi di Manokwari. Pembukaan dan pameran UMKM dipusatkan di Kompleks Gereja Kairos Suapen, sedangkan persidangan dan rapat kerja berlangsung di Kampus LPMP Amban.
Sementara itu, agenda penutupan dan ziarah doa dijadwalkan berlangsung di Pulau Mansinam, salah satu situs bersejarah masuknya Injil di Tanah Papua.
Sebagai bagian dari persiapan menyeluruh, Pemerintah Provinsi Papua Barat juga menjadwalkan kerja bakti lanjutan di kawasan perkotaan Manokwari pada Jumat mendatang. Kegiatan tersebut akan dikoordinasikan bersama Pemerintah Kabupaten Manokwari dan panitia pelaksana konferensi.
Melalui berbagai persiapan ini, Pemerintah Provinsi Papua Barat berharap pelaksanaan Konferensi KINGMI se-Tanah Papua berjalan lancar sekaligus meninggalkan kesan positif bagi seluruh peserta dan tamu yang berkunjung ke Manokwari.
Penulis: Kabarnusantara.co
What's Your Reaction?