DPR Papua Barat Dukung Operasi Modifikasi Cuaca, Orgenes Wonggor Dorong Anggaran Antisipasi Bencana 2027

Oct 14, 2026 - 15:03
 10
DPR Papua Barat Dukung Operasi Modifikasi Cuaca, Orgenes Wonggor Dorong Anggaran Antisipasi Bencana 2027
Ketua DPRP Papua Barat Orgenes Wonggor

MANOKWARI - Ketua DPR Papua Barat, Orgenes Wonggor, mendukung pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang dilakukan Pemerintah Provinsi Papua Barat bersama pemerintah pusat untuk mengatasi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Orgenes menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah, pemerintah pusat, serta seluruh pihak yang telah terlibat dalam penanganan kabut asap yang berdampak luas di sejumlah kabupaten dan provinsi di Tanah Papua. Hal itu disampaikannya usai mengikuti persiapan operasi modifikasi cuaca di Bandar Udara Rendani, Manokwari, Rabu (14/10/2026).

“Ini merupakan salah satu kebijakan yang sangat baik dari Pemerintah Provinsi Papua Barat, kemudian dibantu oleh pemerintah pusat. Semua pihak juga sudah membantu kami. Selaku wakil daerah, kami menyampaikan banyak terima kasih karena persoalan ini sudah lama dan dampaknya luar biasa,” ujar Orgenes.

Menurutnya, dampak kabut asap tidak hanya dirasakan oleh satu kabupaten atau satu provinsi, tetapi meluas ke sejumlah wilayah. Ia juga menyebut adanya informasi mengenai kiriman asap dari negara tetangga, Papua Nugini (PNG), sehingga persoalan ini memiliki dampak lintas wilayah hingga antarnegara.

Orgenes berharap pelaksanaan OMC dapat berjalan lancar dan menghasilkan curah hujan yang cukup dalam beberapa hari ke depan. Hujan diharapkan membantu mengurangi kabut asap yang selama ini mengganggu aktivitas masyarakat.

“Kita mengajak semua pihak untuk membantu memperlancar proses yang hari ini sudah dilakukan oleh pemerintah. Kita harapkan dalam beberapa hari ke depan sudah turun hujan yang cukup baik, sehingga asap yang luar biasa dan dampaknya sangat besar ini bisa segera diatasi,” katanya.

Selain penanganan darurat, Orgenes menekankan pentingnya kesiapan anggaran untuk mengantisipasi bencana pada tahun mendatang. Menurutnya, pemerintah perlu mempertimbangkan alokasi anggaran khusus dalam APBD Induk 2027 agar penanganan karhutla dan dampak asap dapat dilakukan secara berkelanjutan.

Ia mengingatkan bahwa dampak kebakaran hutan dan lahan tidak selalu berhenti pada tahun terjadinya bencana. Karena itu, langkah antisipasi perlu disiapkan sejak dini agar pemerintah tidak terlambat mengambil tindakan ketika bencana kembali terjadi.

“Jangan ada sesuatu yang terjadi kemudian baru kita cari-cari. Ini kan kita lambat. Pengalaman seperti ini sudah banyak sekali kita lewati. Sekiranya dari jauh-jauh hari pemerintah sudah punya arah kebijakan untuk mengantisipasi sesuatu yang sifatnya tiba-tiba,” tegasnya.

Terkait anggaran tak terduga untuk penanganan bencana pada tahun ini, Orgenes mengaku belum mengetahui secara pasti jumlah yang dialokasikan. Namun, ia menyebut pemerintah setiap tahun telah menyediakan anggaran untuk kebutuhan tersebut, meskipun nilainya dinilai belum besar.

Menurutnya, kesiapan anggaran dan perencanaan sejak dini menjadi bagian penting dalam memperkuat penanggulangan bencana, sehingga pemerintah dapat bergerak lebih cepat ketika menghadapi karhutla maupun kondisi darurat lainnya di Papua Barat.

Penulis: Kabarnusantara.co

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow