STMIK Kreatindo Gandeng Polda Papua Barat Wujudkan Kampus Bebas Pungli dan Korupsi

Oct 5, 2026 - 19:47
 40
STMIK Kreatindo Gandeng Polda Papua Barat Wujudkan Kampus Bebas Pungli dan Korupsi
Penandatanganan MoU Stimik Kreatindo Manokwari bersama Polda Papua Barat (Red)

MANOKWARI - Komitmen mewujudkan lingkungan perguruan tinggi yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik pungutan liar (pungli) serta korupsi terus diperkuat Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Kreatindo Manokwari.

Sebagai langkah konkret, Plt. Ketua STMIK Kreatindo Manokwari, Frans J.P. Kareth, S.E., mendatangi Markas Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat, Senin (5/10/2026) sekitar pukul 10.00 WIT.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk menindaklanjuti rencana kerja sama antara STMIK Kreatindo Manokwari dan Polda Papua Barat dalam upaya pengawasan, pencegahan, sosialisasi, hingga penindakan terhadap potensi praktik pungli dan korupsi di lingkungan kampus.

Dalam kunjungan itu, Frans J.P. Kareth menyerahkan draf Rancangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang berkaitan dengan pembangunan Zona Integritas, Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), serta Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di lingkungan STMIK Kreatindo Manokwari.

Dokumen tersebut diserahkan di Ruang Kerja Sama Polda Papua Barat dan diterima langsung Kepala Bagian Kerja Sama Polda Papua Barat, AKP Subhan S. Uhoimas.

Penyusunan draf PKS dilakukan secara kolaboratif oleh tim yang terdiri dari unsur Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi, unsur pelaksana perguruan tinggi, serta Kantor Pelayanan Jasa Hukum Law Firm Metuzalak Awom, S.H.

AKP Subhan S. Uhoimas menyambut positif rencana kerja sama tersebut. Pihaknya menyatakan komitmen untuk meninjau sekaligus menyempurnakan rancangan PKS sebelum nantinya ditetapkan dan dilegalkan sebagai dasar pelaksanaan kerja sama.

Kerja sama ini diharapkan menjadi landasan hukum dalam memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan praktik pungli maupun korupsi di lingkungan STMIK Kreatindo Manokwari.

Selain aspek penindakan, program tersebut juga diarahkan untuk membangun budaya integritas melalui pengawasan dan edukasi, sehingga seluruh unsur di lingkungan kampus memiliki pemahaman yang sama mengenai pentingnya penyelenggaraan pendidikan tinggi yang bersih, transparan, dan akuntabel.

Langkah STMIK Kreatindo menggandeng Polda Papua Barat menjadi bagian dari upaya membangun sistem pencegahan sejak dini sekaligus menciptakan lingkungan akademik yang semakin berintegritas dan memberikan pelayanan yang bersih kepada mahasiswa maupun masyarakat.

Penulis: Kabarnusantara.co

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow