Sekda Papua Barat Ingatkan Pejabat Baru Jaga Amanah, Tekankan Enam Kunci Keberhasilan

Nov 5, 2026 - 14:38
 17
Sekda Papua Barat Ingatkan Pejabat Baru Jaga Amanah, Tekankan Enam Kunci Keberhasilan
Sertijab dilingkup pemprov Papua Barat (Red)

MANOKWARI - Sekretaris Daerah (Sekda) Papua Barat, Ali Baham Temongmere, mengingatkan para pejabat yang baru dilantik agar menjaga amanah dan kepercayaan yang diberikan Gubernur Papua Barat. Ia meminta para pejabat segera beradaptasi, memahami kondisi organisasi, serta memastikan program kerja berjalan sesuai target.

Pesan tersebut disampaikan Ali Baham saat menghadiri serah terima jabatan (sertijab) tiga pejabat eselon II di lantai III Kantor Gubernur Papua Barat, Kamis (5/11/2026).

Sertijab tersebut meliputi jabatan Asisten Administrasi Umum dari Otto Parorongan kepada Plt. Eduard Nunaku. Selanjutnya, jabatan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dari M. Bachri Yasin kepada Godlief Aponno, serta Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) dari Prof. Charlie D. Heatubun kepada M. Bachri Yasin.

Ali Baham menegaskan, pejabat yang menerima mandat baru wajib segera berkoordinasi dengan pejabat sebelumnya untuk memperoleh data dan informasi terkini mengenai kondisi organisasi maupun pelaksanaan program kerja.

Menurutnya, data menjadi fondasi penting dalam menyusun perencanaan, membuat proyeksi, hingga menentukan target yang realistis ke depan.

“Harus punya data sampai satu bulan terakhir, bila perlu data tiga tahun terakhir untuk memproyeksikan target ke depan,” ujarnya.

Ia menekankan, pergantian jabatan bukan sekadar formalitas atau seremonial. Sebaliknya, momentum tersebut harus menjadi titik awal bagi pejabat untuk menentukan langkah strategis dan meningkatkan kinerja organisasi.

Sekda menjelaskan, amanah yang diberikan gubernur mengandung tanggung jawab besar, terutama dalam mendukung terwujudnya visi dan misi Pemerintah Provinsi Papua Barat.

Untuk itu, Ali Baham menyampaikan enam hal penting yang harus menjadi perhatian setiap pejabat dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

Pertama, integritas. Pejabat dituntut menjadi teladan, bersikap jujur, serta konsisten menjaga integritas dalam setiap pelaksanaan tugas.

Kedua, pola pikir (mindset). Pejabat harus mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja, memahami sistem organisasi, memanfaatkan peralatan yang tersedia, serta membangun hubungan kerja yang baik dengan seluruh pegawai.

Ketiga, profesionalisme. Menurut Ali Baham, pencapaian target organisasi membutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang andal. Karena itu, pejabat harus terus meningkatkan kapasitas, kompetensi, dan kemampuan manajerial.

Keempat, aksi. Setiap perencanaan yang telah disusun harus diwujudkan melalui tindakan nyata. Program kerja tidak boleh berhenti sebatas dokumen, tetapi harus dilaksanakan secara terukur agar target dapat tercapai.

Kelima, komitmen. Pejabat harus mampu mempertanggungjawabkan setiap perkataan dan keputusan melalui tindakan nyata. Komitmen tersebut menjadi bagian penting dalam menerjemahkan visi dan misi gubernur ke dalam program kerja.

Keenam, membangun tim kerja. Ali Baham mengingatkan bahwa keberhasilan organisasi tidak dapat dicapai seorang diri. Dibutuhkan kerja sama, koordinasi, dan kekompakan seluruh jajaran untuk mewujudkan tujuan bersama.

Ia berharap keenam hal tersebut benar-benar diterapkan oleh para pejabat yang menerima tanggung jawab baru, sehingga kepercayaan yang diberikan gubernur dapat dijawab melalui kinerja, dedikasi, dan hasil kerja nyata bagi pembangunan Papua Barat.

Penulis: Kabarnusantara.co

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow