Reuni Akbar dan Kongres IKAPTK Papua Barat, Gubernur Tekankan Solidaritas dan Pengabdian Pamong Praja

Nov 4, 2026 - 15:39
Nov 4, 2026 - 15:39
 12
Reuni Akbar dan Kongres IKAPTK Papua Barat, Gubernur Tekankan Solidaritas dan Pengabdian Pamong Praja
Temu alumni kepamongprajaan di Manokwari (Red)

MANOKWARI - Ratusan purna praja dari berbagai angkatan berkumpul dalam Reuni Akbar APDN, IIP, STPDN, dan IPDN yang dirangkaikan dengan Kongres Provinsi Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Papua Barat.

Kegiatan yang berlangsung meriah dan penuh suasana kekeluargaan tersebut dihadiri Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan serta Komisioner DPN IKAPTK Wilayah V Timur, Dr. H. Benhur Tomi Mano, M.M., bersama para alumni kepamongprajaan dari berbagai daerah di Tanah Papua.

Mengusung tema "Merajut Kebersamaan, Memperkuat Solidaritas, dan Mengukuhkan Pengabdian Kepamongprajaan untuk Papua Barat yang Maju dan Bermartabat", kegiatan ini menjadi momentum mempererat persaudaraan sekaligus memperkuat komitmen alumni dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Benhur Tomi Mano mengingatkan bahwa esensi pengabdian seorang pamong praja bukanlah mengejar kekayaan maupun jabatan, melainkan menghadirkan kebahagiaan dan kesejahteraan bagi masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan seorang pamong praja justru terlihat dari sejauh mana kehadirannya mampu memberikan manfaat dan membuat masyarakat merasakan pelayanan pemerintah.

"Pamong Praja bekerja bukan mencari kekayaan, tapi dia melihat rakyat tersenyum, rakyatnya senang, itu kebahagiaan bagi Pamong Praja. Tapi pahalanya, berkatnya besar di surga," ungkap Benhur.

Senada dengan itu, Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menegaskan bahwa pendidikan kepamongprajaan, mulai dari APDN, IIP, STPDN hingga IPDN, telah membentuk karakter alumni yang disiplin, memiliki loyalitas, serta menjunjung tinggi integritas dalam menjalankan tugas pemerintahan.

Ia menyebut pengalaman, kapasitas, dan jejaring alumni merupakan modal penting yang harus terus dioptimalkan untuk mendukung kemajuan daerah, terutama dalam memperkuat birokrasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

"Jabatan boleh berbeda dan tempat tugas boleh berjauhan, tetapi semangat pengabdian harus tetap satu, sebagaimana moto kita: Satu Korp, Satu Jiwa, Satu Pengabdian," tegas Dominggus.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga menitipkan tiga pesan penting kepada seluruh alumni IKAPTK Papua Barat.

Pertama, merajut kebersamaan dengan menjadikan IKAPTK sebagai rumah besar bersama tanpa membedakan angkatan, latar belakang pendidikan, maupun jabatan.

Kedua, memperkuat solidaritas dengan mengutamakan kepentingan organisasi dan daerah serta menjadikan IKAPTK sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan.

Ketiga, mengukuhkan pengabdian dengan menjadikan integritas, kedisiplinan, dan profesionalisme sebagai prinsip utama dalam menjalankan tugas serta mendorong terwujudnya birokrasi yang inovatif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, berkaitan dengan pelaksanaan Kongres Provinsi IKAPTK Papua Barat, Benhur Tomi Mano berharap proses pemilihan kepengurusan baru dapat berlangsung aman, lancar, demokratis, dan mengedepankan musyawarah mufakat.

Ia juga mengingatkan agar kepengurusan yang terbentuk nantinya mampu merangkul seluruh alumni, baik para senior maupun generasi muda, serta menghindari terbentuknya kelompok atau kubu-kubu yang dapat memecah persatuan organisasi di tingkat kabupaten dan kota.

Menutup rangkaian kegiatan, kedua tokoh kepamongprajaan tersebut mengajak seluruh purna praja di Tanah Papua untuk terus menjaga kepercayaan masyarakat, menjauhi penyalahgunaan wewenang, dan memelihara persatuan dalam menjalankan tugas pengabdian.

Melalui momentum reuni akbar dan kongres ini, IKAPTK Papua Barat diharapkan semakin solid serta mampu mengambil peran strategis dalam mendukung terwujudnya pemerintahan yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat demi Papua Barat yang semakin maju dan bermartabat.

Penulis: Kabarnusantara.co

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow