Pemprov Papua Barat Pasang Kembali Dua Patung Replika Kasuari yang Sempat Hilang

Aug 20, 2026 - 17:19
 9
Pemprov Papua Barat Pasang Kembali Dua Patung Replika Kasuari yang Sempat Hilang
Patung replika kasuari baru masih terbungkus plastik (Red)

MANOKWARI - Pemerintah Provinsi Papua Barat akhirnya merampungkan pemasangan kembali dua replika patung burung kasuari berbahan tembaga yang sempat hilang dari halaman Kantor Gubernur Papua Barat, Arfai, Manokwari, pada April 2026 lalu.

Pemasangan kembali aset daerah tersebut dilakukan Biro Umum selaku penanggung jawab aset di lingkungan Kantor Gubernur Papua Barat. Langkah ini merupakan tindak lanjut atas arahan Gubernur Papua Barat setelah hilangnya dua patung yang menjadi salah satu ikon di kawasan perkantoran tersebut.

Asisten III Setda Papua Barat, Otto Parorongan, mengatakan proses pengadaan kembali patung dilakukan secara cermat untuk memastikan kualitas dan bahan yang digunakan sesuai dengan replika sebelumnya.

“Sesuai arahan dan petunjuk Bapak Gubernur, saat waktu kehilangan patung burung kasuari, kami segera mencari dan memasang kembali. Kami melakukan penelusuran informasi terkait CV yang dahulu mengerjakan pembangunan Kantor Gubernur. Setelah berkomunikasi, diketahui pembuat patung tersebut berasal dari Jember, Jawa Timur, dan kami segera memesan kembali,” ujar Otto Parorongan, Kamis (20/8/2026).

Menurut Otto, proses pembuatan membutuhkan waktu cukup lama karena pihaknya ingin memastikan bahan baku tembaga yang digunakan sama dengan replika sebelumnya.

Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil. Kedua patung kasuari selesai dibuat dan telah dipasang kembali tiga hari sebelum pelaksanaan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026.

Untuk mencegah kejadian serupa terulang, Pemerintah Provinsi Papua Barat juga berkomitmen memperkuat sistem pengamanan aset daerah.

Otto mengatakan pengamanan kawasan Kantor Gubernur kini melibatkan personel keamanan internal serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang melakukan penjagaan di area luar.

“Yang terpenting ke depan, kami akan melakukan pemasangan CCTV. Sehingga, hal-hal yang tidak diinginkan bisa segera kita deteksi apabila terjadi sesuatu,” tambahnya.

Pemprov Papua Barat juga mengajak seluruh elemen masyarakat dan aparatur yang bekerja di lingkungan perkantoran pemerintah untuk bersama-sama menjaga fasilitas serta aset daerah.

Keberadaan patung burung kasuari dinilai memiliki nilai simbolis karena merepresentasikan salah satu identitas Papua Barat. Karena itu, keberadaannya diharapkan dapat terus dirawat dan dijaga sebagai bagian dari aset serta ikon daerah.

Penulis: Kabarnusantara.co

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow