Sebanyak 82 Tim Meriahkan Lomba Gaple HUT ke-27 Provinsi Papua Barat
MANOKWARI - Sebanyak 82 tim dari berbagai lembaga dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Barat ambil bagian dalam lomba gaple dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Provinsi Papua Barat.
Lomba tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan yang diwakili Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat, Sujanti Kamat, S.Sos., M.Si., Rabu (7/10/2026).
Sujanti mengatakan, lomba gaple tidak semata-mata ditujukan untuk mencari pemenang, tetapi menjadi sarana mempererat tali persaudaraan dan membangun kebersamaan di kalangan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Barat.
"Ini bukan berarti kita datang untuk mencari siapa yang menang atau siapa yang kalah. Kegiatan ini bagus dalam rangka ulang tahun Provinsi Papua Barat yang ke-27," ujarnya.
Menurut dia, permainan gaple atau domino sudah cukup familiar dan kerap dilakukan masyarakat dalam berbagai kesempatan. Namun, dalam momentum HUT Provinsi Papua Barat, permainan tersebut dikemas menjadi sebuah perlombaan untuk memperkuat interaksi dan kebersamaan antarpeserta.
"Ini menjadi ajang untuk kita mempererat tali persaudaraan, saling memperkenalkan diri dan membangun kebersamaan dalam lomba," katanya.
Sujanti menyebutkan, dari sekitar 48 OPD yang ada di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Barat, sebanyak 38 OPD tercatat mengirimkan perwakilan untuk mengikuti lomba tersebut.
Ia mengingatkan seluruh peserta agar mengikuti perlombaan dengan menjunjung tinggi sportivitas, kejujuran, kedisiplinan dan ketertiban.
"Kita berharap kegiatan ini dilakukan dengan penuh tanggung jawab, jujur dan disiplin. Ada juri yang akan menilai kita. Dalam olahraga ini kita tetap harus sportif, tertib dan jujur," tegasnya.
Sujanti juga mengapresiasi panitia yang telah mempersiapkan pelaksanaan lomba. Ia mengakui masih terdapat sejumlah kekurangan dalam penyelenggaraan kegiatan, namun hal tersebut diharapkan menjadi bahan evaluasi untuk pelaksanaan berikutnya.
"Kalau ada kegiatan yang belum maksimal, kita akan terus melakukan evaluasi. Tentunya ada hal-hal yang menjadi kendala atau masalah, tetapi itu menjadi evaluasi untuk kemudian hari agar lebih baik lagi," pungkasnya.
Penulis: Kabarnusantara.co
What's Your Reaction?