Dinamika Warnai Musorprovlub, Yosias Saroy Terpilih Pimpin KONI Papua Barat

Sep 18, 2026 - 15:57
 10
Dinamika Warnai Musorprovlub, Yosias Saroy Terpilih Pimpin KONI Papua Barat
Yosias Saroy resmi pimpin KONI Papua Barat (Red)

MANOKWARI - Musyawarah Olahraga Provinsi Luar Biasa (Musorprovlub) KONI Papua Barat Tahun 2026 resmi menetapkan Yosias Saroy, S.H., M.H. sebagai Ketua Umum KONI Papua Barat masa bakti 2026–2030.

Yosias ditetapkan dalam sidang pleno Musorprovlub yang berlangsung di Swiss-Belhotel Manokwari, Kamis (17/9/2026), setelah memperoleh 26 suara dari total 45 suara pemilih.

Sidang pleno dipimpin Levinus Wanggai selaku ketua, didampingi Ariyanta Danamanik sebagai sekretaris, serta Wakil Ketua Godlif Baransano, Bons Rumbruren dan Malon Dowansiba.

Proses pemilihan sempat berlangsung alot setelah muncul perdebatan terkait hak suara salah satu cabang olahraga, Perserikatan Baseball Softball Seluruh Indonesia (Perbasasi).

Pimpinan sidang beberapa kali melakukan skorsing untuk membahas persoalan tersebut. Setelah dilakukan pembahasan, pimpinan sidang memutuskan untuk melanjutkan proses Musorprovlub tanpa memberikan hak suara kepada Perbasasi.

Keputusan itu kemudian membuat calon ketua lainnya, Mohammad Lakotani, bersama sejumlah cabang olahraga pendukungnya memilih meninggalkan ruang sidang atau melakukan walkout.

Setelah pimpinan sidang berkoordinasi dengan KONI Pusat, proses pemilihan tetap dilanjutkan tanpa kehadiran Lakotani dan cabor pendukungnya.

Dalam proses pemungutan suara, sekretaris sidang memanggil nama cabang olahraga dan utusan yang telah ditunjuk sebanyak tiga kali. Dari total 45 suara pemilih, terdiri atas 39 perwakilan cabang olahraga, empat KONI kabupaten, satu caretaker dan satu perwakilan KONI Pusat.

Hasil rekapitulasi menunjukkan Yosias Saroy memperoleh 26 suara. Sementara 19 suara lainnya tidak memberikan suara karena adanya aksi walkout dari kubu pendukung kandidat lainnya.

Dengan hasil tersebut, pimpinan sidang kemudian menetapkan Yosias Saroy sebagai Ketua Umum KONI Papua Barat terpilih sekaligus Ketua Formatur untuk menyusun kepengurusan KONI Papua Barat periode 2026–2030.

Usai terpilih, Yosias Saroy menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih atas kepercayaan yang diberikan para pengurus cabang olahraga.

Ia menegaskan amanah tersebut akan dijalankan dengan komitmen untuk memperkuat KONI Papua Barat hingga ke seluruh wilayah.

"Saya bersyukur dan berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh rekan-rekan cabang olahraga. Ini merupakan amanah besar yang harus kami jalankan bersama," ujar Yosias.

Ia juga menegaskan komitmennya untuk mengibarkan bendera KONI Papua Barat di tujuh kabupaten/kota serta membangun kembali kekuatan organisasi dan pembinaan olahraga secara berkelanjutan.

Sebagai Ketua Formatur, Yosias diberikan waktu paling lambat 30 hari untuk menyusun struktur kepengurusan lengkap KONI Papua Barat masa bakti 2026–2030.

Sementara itu, Wakil Ketua III Bidang Organisasi KONI Pusat, Brigjen TNI (Purn) Purwadi Aksi, menegaskan bahwa proses pemilihan yang telah dilaksanakan dalam Musorprovlub tersebut telah sesuai dengan mekanisme organisasi.

"Secara AD/ART sudah sah, karena tahapan yang dilakukan oleh pimpinan sidang sudah dilaksanakan sampai dengan pemilihan," tegas Purwadi kepada wartawan seusai acara.

Menurutnya, seluruh tahapan mulai dari penjaringan, penyaringan hingga pemilihan telah dilakukan sesuai mekanisme organisasi.

Mengenai persoalan Perbasasi, Purwadi mengatakan Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) telah memberikan penjelasan terkait status kepesertaan dan hak suara cabang olahraga tersebut.

Ia menjelaskan, status Perbasasi sebagai anggota KONI tetap melekat. Namun, hak suara dan dukungan dalam proses pemilihan dinyatakan tidak sah karena dinilai tidak memenuhi ketentuan administratif.

KONI Pusat, kata Purwadi, juga telah memberikan ruang untuk membahas persoalan tersebut sebelum pimpinan sidang mengambil keputusan.

"Dari proses yang sudah dilakukan, semua tahapan sudah ditempuh secara fair play dan sesuai aturan organisasi," katanya.

Dengan perolehan 26 suara, Yosias Saroy dinilai telah memperoleh dukungan mayoritas dari suara yang hadir dalam proses pemilihan.

Purwadi juga menyatakan KONI Pusat siap menghadapi apabila terdapat pihak yang menempuh jalur hukum untuk menggugat hasil Musorprovlub.

Ia berharap dinamika yang terjadi selama proses pemilihan tidak berlanjut menjadi persoalan berkepanjangan di tubuh KONI Papua Barat.

KONI Pusat mendorong kepengurusan baru di bawah kepemimpinan Yosias Saroy untuk segera melakukan konsolidasi dan merangkul seluruh pihak, termasuk mereka yang berbeda pandangan dalam Musorprovlub.

Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga stabilitas organisasi sekaligus memastikan pembinaan atlet dan cabang olahraga Papua Barat tetap berjalan guna meningkatkan prestasi di tingkat nasional.

Penulis: Kabarnusantara.co

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow