Polisi Kerahkan 548 Personel Amankan Musorprovlub KONI Papua Barat

Sep 17, 2026 - 12:41
 12
Polisi Kerahkan 548 Personel Amankan Musorprovlub KONI Papua Barat
Pengamanan pelaksanaan Musorprovlub KONI Papua Barat di Swissbell Hotel Manokwari (Tri Santoso)

MANOKWARI - Sebanyak 548 personel kepolisian dikerahkan untuk mengamankan pelaksanaan Musyawarah Olahraga Provinsi Luar Biasa (Musorprovlub) KONI Papua Barat dalam rangka pemilihan Ketua Umum KONI Papua Barat periode 2026-2030 di Manokwari, Kamis (17/9/2026).

Kapolresta Manokwari Kombes Pol Ongky Isgunawan mengatakan, personel yang dilibatkan terdiri atas 248 anggota Polresta Manokwari dan 300 personel Polda Papua Barat, termasuk 200 personel Brimob.

"Dari seluruh personel pengamanan, ada 120-an personel yang kami tempatkan di lokasi pelaksanaan Musorprovlub," ujar Ongky.

Sementara ratusan personel lainnya disebar di sejumlah titik yang dinilai berpotensi terjadi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), di antaranya perempatan lampu merah Sanggeng dan perempatan Makaluw.

Personel juga telah melakukan patroli sejak Rabu (16/9) malam sekaligus meningkatkan imbauan kepada masyarakat agar ikut menjaga situasi tetap kondusif dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memicu gangguan kamtibmas.

"Kami berharap masing-masing pendukung calon ketua umum untuk tidak menciptakan hal-hal yang menghambat Musorprovlub," katanya.

Ongky menegaskan, kepolisian akan mengambil tindakan tegas sesuai peraturan perundang-undangan terhadap pihak-pihak yang dengan sengaja menciptakan konflik, melakukan pemalangan akses jalan maupun merusak fasilitas publik.

"Kepolisian juga telah berkoordinasi dengan sejumlah pemangku kepentingan seperti tokoh adat, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda agar turut berperan dalam mengantisipasi berbagai gejolak sosial, sehingga Musorprovlub berjalan lancar sesuai ekspektasi bersama," ujarnya.

Ia menambahkan, setiap aksi yang mengarah pada tindakan anarkis maupun menghambat aktivitas masyarakat akan ditindak.

"Aksi-aksi yang mengarah ke tindakan anarkis, menghambat aktivitas masyarakat, akan kami tindak," tegas Ongky.

Sementara itu, Ketua Parlemen Jalanan (Parjal) Papua Barat Ronald Mambiew mengajak seluruh organisasi masyarakat (ormas) untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif selama pelaksanaan Musorprovlub.

Menurutnya, Musorprovlub menjadi momentum penting bagi cabang olahraga di Papua Barat untuk menentukan kepemimpinan KONI periode 2026-2030.

Ia berharap seluruh pihak dapat menerima hasil pemilihan dan memberikan dukungan kepada siapa pun yang nantinya terpilih.

"Nanti siapapun yang terpilih, mari sama-sama kita dukung. Tujuan cuma satu, supaya atlet di Papua Barat bisa kembali berjaya. Jangan ada perpecahan," ucapnya.

Sebelumnya, Tim Penyaringan dan Penjaringan (TPP) KONI Papua Barat mengumumkan dua bakal calon Ketua Umum KONI Papua Barat periode 2026-2030 yang dinyatakan lolos proses verifikasi pada 16 September 2026. Keduanya yakni Mohamad Lakotani dan Yosias Saroy.

Penulis: Kabarnusantara.co

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow