Pemkab Teluk Bintuni Dorong PT Pertamina (Persero) Izinkan Pertashop Jual Pertalite
TELUK BINTUNI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Teluk Bintuni berencana mendorong PT Pertamina (Persero) agar tidak semata melihat pengadaan Pertashop dari sisi bisnis, tetapi juga memperhatikan aspek pemerataan energi bagi masyarakat.
Pemkab Teluk Bintuni berupaya membuka peluang bagi pelaku usaha UMKM Pertashop agar dapat menjual bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite, tidak hanya BBM non-subsidi seperti Pertamax. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan akses masyarakat, khususnya di wilayah terpencil, terhadap BBM bersubsidi dengan harga terjangkau.
Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, menyampaikan bahwa jika memungkinkan dan memenuhi syarat, pihaknya akan mendorong outlet Pertashop di wilayahnya untuk ikut menyalurkan Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) atau Pertalite secara lebih merata.
Menurutnya, keberadaan Pertashop di daerah pelosok selama ini mendapat respons positif dari masyarakat. Dengan cakupan wilayah Teluk Bintuni yang luas, kebijakan ini dinilai penting untuk mempermudah distribusi BBM satu harga.
“Misalnya ada penyalur resmi BBM bersubsidi yang memiliki kuota besar, tetapi realisasi penyalurannya rendah. Kami berharap kuota tersebut bisa didistribusikan ke Pertashop lain agar lebih merata,” ujar Manibuy dalam pertemuan bersama pelaku usaha agen penyalur BBM, Sabtu (25/4/2026).
Pemkab juga berharap kajian terkait pemberian izin penjualan Pertalite di Pertashop mendapat perhatian serius dari BPH Migas. Hal ini mengingat Teluk Bintuni memiliki peran strategis sebagai salah satu penyangga energi nasional.
Selain itu, pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk menyukseskan program BBM Satu Harga, khususnya di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T). Pemkab menilai masih terdapat kendala dalam distribusi, mulai dari keterbatasan kuota hingga ketidaksesuaian harga di lapangan.
“Masih ada masyarakat di distrik yang kesulitan mendapatkan BBM sesuai kuota, bahkan ditemukan harga eceran yang tidak sesuai. Ini yang ingin kita benahi,” tambahnya.
Melalui pengendalian distribusi BBM bersubsidi yang tepat sasaran, Pemkab Teluk Bintuni optimistis dapat menjaga stabilitas harga, menekan inflasi, serta meningkatkan daya beli masyarakat di wilayahnya.
Sebagai informasi, Pertashop merupakan outlet resmi Pertamina berskala kecil yang umumnya menyediakan BBM non-subsidi, LPG non-subsidi, serta produk ritel lainnya, dengan fokus pelayanan di wilayah desa atau daerah yang belum terjangkau SPBU.
Sumber: Rilis
What's Your Reaction?

