Reses di Kampung Maripi, Xaverius Kameubun Serap Aspirasi Pendidikan, Keamanan dan Rumah Ibadah
MANOKWARI - Anggota DPR Provinsi Papua Barat, Xaverius Kameubun, melaksanakan Reses II Tahun 2026 di Kampung Maripi, Distrik Manokwari Selatan, Rabu (3/6/2026). Kegiatan yang berlangsung selama hampir dua jam itu menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan kebutuhan pembangunan di wilayah mereka.
Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan sejumlah usulan yang berfokus pada sektor pendidikan, keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), bantuan rumah ibadah, serta pembangunan berbagai fasilitas publik yang dinilai masih sangat dibutuhkan.
Xaverius Kameubun mengatakan seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat akan menjadi bahan perjuangan DPR Papua Barat dalam proses perencanaan dan penganggaran pemerintah daerah pada tahun mendatang.
"Kurang lebih hampir dua jam kegiatan reses berlangsung di Kampung Maripi. Ada sejumlah aspirasi dan masukan dari masyarakat, terutama terkait pendidikan, bantuan rumah ibadah, fasilitas umum, dan juga persoalan keamanan atau Kamtibmas," ujar Kameubun.
Menurutnya, sebagai wakil rakyat, DPR memiliki tugas untuk menerima dan menampung seluruh aspirasi masyarakat guna diperjuangkan dalam pembahasan program dan anggaran daerah.
"Sebagai anggota DPR, kami menerima seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat untuk menjadi bagian dari pokok-pokok pikiran yang nantinya akan disampaikan dalam pembahasan anggaran tahun 2027," katanya.
Ia menjelaskan, kebutuhan yang disampaikan warga sebagian besar merupakan kebutuhan dasar yang berkaitan langsung dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Sektor pendidikan menjadi salah satu isu yang paling banyak mendapat perhatian dalam dialog bersama warga.
Selain itu, masyarakat juga mengusulkan peningkatan fasilitas publik dan dukungan pembangunan rumah ibadah guna menunjang aktivitas sosial dan keagamaan di Kampung Maripi.
Kameubun menegaskan bahwa setiap usulan yang berkaitan dengan pembangunan fisik maupun pelayanan dasar akan diproses sesuai mekanisme yang berlaku agar dapat ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah.
"Melalui reses ini kami mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Semua usulan yang disampaikan, terutama yang berkaitan dengan kebutuhan dasar dan pembangunan fisik, akan diproses lebih lanjut sesuai mekanisme yang ada," pungkasnya.
Kegiatan reses tersebut merupakan bagian dari agenda DPR Papua Barat untuk menjaring aspirasi masyarakat secara langsung sekaligus memastikan kebutuhan warga di daerah dapat terakomodasi dalam perencanaan pembangunan daerah.
Penulis: Kabarnusantara.co
What's Your Reaction?

