Muscab PKB se-Papua Barat dibuka, Gubernur Harap Hasil Konstruktif, DPP Tekankan Adu Ide dan Gagasan

Apr 9, 2026 - 15:59
 25
Muscab PKB se-Papua Barat dibuka, Gubernur Harap Hasil Konstruktif, DPP Tekankan Adu Ide dan Gagasan
Pembukaan muscab PKB Se Papua Barat, Valdos Hotel Manokwari, Kamis .(Tri Santoso)

MANOKWARI - Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) se-Papua Barat digelar di Manokwari, Kamis (9/4/2026), dengan menekankan pentingnya menghasilkan keputusan konstruktif bagi pembangunan daerah serta menjadi ajang adu ide dan gagasan antar kader.

Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah anggota DPR tingkat kabupaten dan provinsi, di antaranya Xaverius Kameubun dan Ketua DPC PKB Manokwari, Maman Hermawan.

Gubernur Papua Barat yang diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Titi Wiser, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Muscab PKB sebagai forum demokrasi internal yang strategis.

Menurutnya, Muscab menjadi wadah penting untuk melakukan evaluasi kinerja, memperkuat konsolidasi organisasi, serta melahirkan pemimpin baru yang mampu membawa kemajuan bagi masyarakat Papua Barat.

“Pemerintah Provinsi Papua Barat berharap Muscab ini menghasilkan keputusan yang konstruktif serta pemimpin yang amanah dan berpihak pada kepentingan rakyat,” ujarnya.

Ia juga menegaskan komitmen Pemprov untuk terus bersinergi dengan seluruh partai politik, termasuk PKB, dalam mewujudkan Papua Barat yang aman, damai, dan sejahtera.

Dalam kesempatan tersebut, turut disoroti sejumlah tantangan pembangunan di Papua Barat, seperti peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemerataan infrastruktur, pengentasan kemiskinan, serta pengelolaan sumber daya alam yang berkeadilan.

Sementara itu, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar yang diwakili Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, menegaskan bahwa Muscab bukan lagi ajang perebutan rekomendasi, melainkan pertarungan ide dan gagasan.

“Muscab bukan ajang adu kekuatan atau dukungan, tetapi ajang adu strategi dan pemikiran untuk memenangkan hati rakyat,” tegasnya.

Ia menargetkan PKB di Papua Barat mampu meraih minimal lima kursi di DPRD Provinsi pada Pemilu 2029, mengingat capaian saat ini dinilai belum maksimal.

Menurutnya, kerja politik PKB merupakan kerja harian, bukan sekadar kerja lima tahunan. Oleh karena itu, seluruh kader diminta terus aktif dan tidak bersantai.

“PKB saat ini berada di papan atas secara nasional, di posisi tiga atau empat besar dalam berbagai survei. Ini harus menjadi motivasi untuk terus bekerja lebih keras,” tambahnya.

Ia juga menjelaskan bahwa proses Muscab tidak hanya berlangsung pada hari pelaksanaan, melainkan telah melalui tahapan panjang. DPP melakukan penilaian terhadap kinerja seluruh struktur partai, mulai dari tingkat DPW, DPC, hingga ke tingkat kecamatan dan desa.

Penilaian tersebut mencakup sejauh mana mesin partai bergerak dan bekerja untuk masyarakat di semua tingkatan.

Melalui Muscab ini, seluruh kader PKB di Papua Barat diharapkan mampu mengambil peran strategis dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan, sekaligus memperkuat posisi partai ke depan.

Penulis: Kabarnusantara.co

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow