Pansus DPR Papua Barat Soroti Silpa Belanja Pegawai APBD 2025, 25 OPD Jadi Catatan Rekomendasi

May 18, 2026 - 14:00
 12
Pansus DPR Papua Barat Soroti Silpa Belanja Pegawai APBD 2025, 25 OPD Jadi Catatan Rekomendasi
Irsan Lie, Ketua Pansus LKPJ DPR Provinsi Papua Barat (Tri Santoso)

MANOKWARI - Panitia Khusus (Pansus) DPR Papua Barat untuk LKPJ Pemerintah Provinsi Papua Barat telah merampungkan catatan rekomendasi terhadap sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan segera menyerahkannya kepada pimpinan DPR Papua Barat untuk ditindaklanjuti sesuai mekanisme lembaga.

Ketua Pansus LKPJ DPR Papua Barat, Irsan Lie, mengatakan rekomendasi tersebut masih dalam tahap finalisasi jumlah, namun terdapat sekitar 25 OPD yang menjadi sorotan utama Pansus.

“Sudah selesai untuk catatan rekomendasi. Ada sekitar 25 OPD yang menjadi perhatian Pansus. Setelah ini kami akan menyerahkan kepada pimpinan DPRD untuk ditindaklanjuti sesuai mekanisme selanjutnya,” ujar Irsan Lie, usai pemantapan rekomendasi Pansus, Senin (18/5/2026).

Ia menjelaskan, setelah penyerahan kepada pimpinan DPR Papua Barat, hasil rekomendasi itu akan diproses menjadi keputusan lembaga melalui sidang paripurna.

Menurutnya, sebagian besar OPD yang dipanggil dalam rapat dengar pendapat telah memberikan klarifikasi atas berbagai temuan dan seluruh penjelasan tersebut telah dimasukkan dalam rekomendasi Pansus.

“Beberapa sudah memberikan klarifikasi dan itu sudah kami masukkan dalam rekomendasi. Jadi sudah ada konfirmasi dari OPD,” katanya.

Irsan menambahkan, fokus utama Pansus dalam pembahasan LKPJ lebih menitikberatkan pada asas manfaat dari program-program pemerintah yang telah dilaksanakan.

“Penekanan Pansus lebih kepada kemanfaatan program-program pemerintah. Kami melihat sejauh mana manfaat program itu dirasakan masyarakat berdasarkan hasil uji lapangan yang dilakukan,” jelasnya.

Selain itu, Pansus juga menyoroti besarnya Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa), khususnya dari belanja gaji pegawai.

“Yang paling banyak disorot Pansus terkait Silpa belanja gaji pegawai yang cukup besar. Harusnya kalau proyeksinya tepat, anggaran itu bisa direncanakan sejak awal untuk kebutuhan yang lebih mendasar dan penting,” tegasnya.

Penulis: Kabarnusantara.co

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow