1.002 Tenaga Honorer Papua Barat Mulai Ikuti Seleksi CAT
MANOKWARI – Sebanyak 1.002 tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Barat mulai ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) di Kantor BKN Regional XIV Manokwari, Rabu (28/1/2026).
Pelaksanaan tes ini dijadwalkan berlangsung selama enam hari, terhitung sejak 28 Januari hingga 2 Februari 2026. Untuk menjaga kelancaran proses, panitia membagi pelaksanaan ujian ke dalam tiga sesi setiap harinya.
Sejak Rabu pagi, antusiasme peserta sudah terlihat dilokasi ujian. Proses diawali dengan registrasi peserta yang dikelola langsung oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Papua Barat. Sebelum memasuki ruang ujian, para peserta juga mendapatkan pengarahan singkat dari petugas BKN mengenai tata tertib dan teknis penggunaan sistem CAT.
Kepala Kantor BKN Regional XIV Manokwari, Basuki Ari Wicaksono, S.H., M.M., menekankan momen ini adalah hal yang sudah lama dinanti oleh para tenaga honorer.
"Ujian CAT merupakan proses yang telah lama dinanti. Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti proses ini dengan baik dan menyelesaikan tugas sesuai dengan waktu yang telah ditentukan," ujar Basuki.
Pemerintah Provinsi Papua Barat memberikan atensi penuh terhadap seleksi ini. Mewakili Gubernur Papua Barat, Pejabat Fungsional Analis Kebijakan Ahli Utama, Dr. Drs. Eduard Nunaki, M.Si., mengingatkan para peserta untuk tidak main-main dalam mengerjakan soal.
Ia menegaskan bahwa sistem CAT bersifat transparan dan hasilnya sangat menentukan masa depan para honorer untuk beralih status menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) maupun Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).
"Ujian CAT ini harus diikuti dengan serius, jangan anggap remeh. Karena ujian inilah yang akan menentukan nasib Anda untuk menjadi pegawai ke depan," tegas Eduard saat memberikan arahan kepada peserta.
Setelah seluruh rangkaian ujian selesai pada awal Februari mendatang, tahap berikutnya adalah proses penilaian dan perangkingan.
Pemerintah Provinsi Papua Barat berharap melalui seleksi ketat ini, akan lahir aparatur sipil negara (ASN) yang berintegritas dan siap memberikan pengabdian terbaik bagi kemajuan daerah.
Penulis : kabarnusantara.co
What's Your Reaction?

