Dari Posko untuk Warga: Tim Ekspedisi Patriot UNAIR Hadirkan Sumur Bor untuk Akses Air Bersih di Prafi
MANOKWARI - Tim 3 Ekspedisi Patriot Universitas Airlangga (UNAIR) membangun sumur bor di area posko tempat mereka menjalankan kegiatan pengabdian di Distrik Prafi, Kabupaten Manokwari, Papua Barat. Pembangunan fasilitas tersebut dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih sekaligus meninggalkan manfaat yang dapat digunakan masyarakat setelah masa penugasan berakhir.
Ketersediaan air menjadi salah satu kebutuhan penting di sekitar posko, baik untuk mandi, mencuci, menjaga kebersihan lingkungan maupun mendukung aktivitas sehari-hari. Kondisi tersebut mendorong Tim 3 Ekspedisi Patriot UNAIR mengambil inisiatif menghadirkan sumber air yang lebih memadai.
Ketua Tim 3 Ekspedisi Patriot UNAIR, Dr. Muthmainnah, S.KM., M.Kes., mengatakan pengabdian kepada masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui program yang telah direncanakan, tetapi juga melalui respons terhadap kebutuhan yang ditemui langsung di lapangan.
“Kami tidak ingin keberadaan Tim Ekspedisi Patriot hanya menghasilkan laporan dan kegiatan yang selesai ketika masa penugasan berakhir. Kami ingin meninggalkan sesuatu yang dapat terus digunakan oleh masyarakat. Sumur bor ini merupakan salah satu bentuk kepedulian kami terhadap kebutuhan nyata di lingkungan posko,” ujar Muthmainnah.
Menurutnya, ketersediaan air bersih juga berkaitan erat dengan program utama Tim 3, yakni SMART Kader Posyandu. Program tersebut mencakup penguatan kapasitas kader di bidang kesehatan, edukasi gizi, pengolahan pangan lokal, kewirausahaan, kemasan, legalitas usaha hingga pemasaran digital.
Air bersih, lanjutnya, dibutuhkan untuk mencuci bahan pangan, membersihkan peralatan produksi, menjaga kebersihan tangan dan lingkungan, serta mengurangi risiko kontaminasi dalam proses pengolahan makanan.
Anggota Tim 3, Sri Rahmawati, S.Psi., M.Si., mengatakan pengalaman tinggal bersama masyarakat membuat tim dapat melihat secara langsung berbagai kebutuhan yang dihadapi warga dalam kehidupan sehari-hari.
“Ketika tinggal dan berinteraksi langsung dengan masyarakat, kami dapat merasakan kebutuhan mereka secara lebih dekat. Air bersih terlihat sederhana, tetapi dampaknya sangat luas terhadap kenyamanan, kebersihan, kesehatan, dan aktivitas keluarga,” katanya.
Pembangunan sumur bor dilakukan di area posko dengan melibatkan pemilik posko dan tenaga yang memahami kondisi pengeboran di wilayah tersebut. Fasilitas itu diharapkan dapat dirawat dan dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh pemilik posko maupun masyarakat sekitar.
Pemilik posko menyampaikan apresiasi atas bantuan tersebut. Menurutnya, sumur bor akan sangat membantu memenuhi kebutuhan air sehari-hari dan menjadi manfaat yang tetap dapat dirasakan setelah Tim Ekspedisi Patriot menyelesaikan tugas di Prafi.
“Kami sangat berterima kasih kepada Tim Ekspedisi Patriot Universitas Airlangga. Selama ini, kebutuhan air menjadi salah satu hal yang harus kami perhatikan setiap hari. Dengan adanya sumur bor ini, kami berharap kebutuhan air di rumah dan di sekitar posko dapat terpenuhi dengan lebih baik,” ungkapnya.
Anggota tim lainnya, Surma Elisa Manihuruk, S.KM., M.Kes., menilai keberadaan air bersih menjadi bagian penting dalam penerapan perilaku hidup bersih dan sehat.
“Kita dapat terus mengajak masyarakat mencuci tangan, menjaga kebersihan makanan, dan membersihkan lingkungan. Namun, anjuran tersebut harus didukung oleh ketersediaan air. Karena itu, sumur bor menjadi fasilitas yang sangat penting untuk membantu masyarakat menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat,” tuturnya.
Program pembangunan sumur bor tersebut juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama SDG 6 tentang air bersih dan sanitasi layak serta SDG 3 tentang kehidupan sehat dan sejahtera. Kegiatan ini sekaligus memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, tenaga lokal, pemilik posko dan masyarakat.
Tim 3 Ekspedisi Patriot UNAIR berharap fasilitas tersebut dapat dijaga dan dimanfaatkan secara bijak sehingga keberlanjutannya tidak bergantung pada keberadaan tim selama masa penugasan.
“Harapan kami, sumur ini terus mengalirkan manfaat, bukan hanya air. Semoga fasilitas ini menghadirkan kesehatan, kenyamanan, dan semangat kebersamaan,” ujar Muthmainnah.
Tim 3 Ekspedisi Patriot UNAIR dipimpin Dr. Muthmainnah, S.KM., M.Kes., dengan anggota Sri Rahmawati, S.Psi., M.Si., Surma Elisa Manihuruk, S.KM., M.Kes., Anggun Anggifosari, S.I.Kom., Imeldawati Tambunan, S.KM., dan Widyasari Yuni Agustin, S.T. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Ekspedisi Patriot yang didukung Kementerian Transmigrasi dan Universitas Airlangga.
Rilis: Tim 3 TEP Unair Prafi
What's Your Reaction?

