Komite II DPD RI Diminta Advokasi Masalah Tenaga Kerja Lokal dan Listrik di Teluk Bintuni
MANOKWARI - Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, menghadiri forum kunjungan kerja komite II DPD RI selasa (14/4/2026) dikantor gubernur papua Barat. Dalam pertemuan tersebut dia meminta dukungan DPD RI, untuk membantu penyelesaian persoalan tenaga kerja lokal hingga pemenuhan kebutuhan energi listrik.
Bupati mengharapkan adanya advokasi dari DPD RI untuk memanggil pihak perusahaan migas, seperti BP Tangguh dan Genting Oil. Sehingga persoalan tenaga kerja dapat segera terselesaikan dengan baik.
Dia mengaku, pemerintah kabupaten teluk Bintuni tidak memiliki kewenangan langsung dalam urusan migas, sehingga bantuan dari tingkat pusat sangat dibutuhkan.
"Kami berharap melalui DPD RI, melalui Komite II, persoalan-persoalan di daerah kami dapat diselesaikan. Terutama masalah tenaga kerja dan infrastruktur kelisttikan," ujar Bupati kepada Wartawan di kantor Gubernur Papua Barat, Manokwari.
Selain advokasi tenaga kerja, Bupati juga mengusulkan agar perusahaan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang beroperasi di wilayahnya segera mendirikan kantor perwakilan (sub-office) di Kabupaten Teluk Bintuni. Yohanis bahkan mengundang secara khusus anggota Komite II DPD RI untuk turun langsung ke lapangan guna melihat kondisi objektif di Teluk Bintuni.
Bupati juga menyoroti masalah infrastruktur kelistrikan yang belum merata di kabupaten Teluk Bintuni. Dimana saat ini, baru empat distrik yang telah menikmati layanan listrik dari PLN, sementara 20 distrik lainnya, termasuk daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T), masih belum teraliri listrik.
"Kami berharap PLN bisa melakukan upaya-upaya sehingga dapat mengurangi beban kami di pemerintah daerah," tambahnya.
Guna menunjang operasional energi di daerahnya, Bupati mengungkapkan bahwa pemerintah daerah harus mengalokasikan anggaran yang cukup besar.
Sehingga pembiayaan Bahan Bakar Minyak (BBM) saja, Pemkab Teluk Bintuni menggelontorkan dana kurang lebih sebesar 50 miliar setiap tahunnya.
Penulis : kabarnusantara.co
What's Your Reaction?

