Gubernur Papua Barat Serahkan LKPJ 2025, Realisasi Pendapatan Capai 92,93 Persen

Apr 15, 2026 - 18:18
 25
Gubernur Papua Barat Serahkan LKPJ 2025, Realisasi Pendapatan Capai 92,93 Persen
Penyerahan LKPD Papua Barat Tahun 2025 kepada DPRP Papua Barat (Tri Santoso)

MANOKWARI - Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam sidang paripurna DPR Papua Barat masa sidang I Tahun 2026 yang digelar di Aston Niu Manokwari, Selasa (15/4/2026).

Sidang Paripurna tersebut dipimpin Wakil Ketua I Petrus Makbon dan dihadiri oleh 27 Anggotanya. Selain Gubernur, hadir pula Sekretaris Daerah Ali Baham Temongmere dan jajaran Forkopimda Papua Barat. 

Dalam pidatonya, Gubernur menjelaskan pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025 masih bersifat sementara atau unaudited karena belum melalui pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Dari sisi pendapatan, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Papua Barat tahun 2025 mencapai Rp3,37 triliun atau 92,93 persen dari target sebesar Rp3,63 triliun. Sementara itu, pendapatan transfer terealisasi Rp2,88 triliun atau 94,86 persen dari target, dan lain-lain pendapatan yang sah mencapai Rp135,3 miliar atau 99,85 persen.

“Angka-angka tersebut masih berpotensi mengalami penyesuaian setelah audit BPK selesai dilakukan,” ujar Gubernur.

Di sisi belanja, realisasi belanja operasional tercatat sebesar Rp1,77 triliun atau 81,43 persen dari anggaran. Belanja modal mencapai Rp446,1 miliar atau 92,06 persen, belanja tidak terduga Rp42,26 miliar atau 70,44 persen, serta belanja transfer sebesar Rp1,01 triliun atau 97,48 persen.

Gubernur juga memaparkan empat agenda prioritas pembangunan Papua Barat, yakni penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM), percepatan transformasi pembangunan, pemantapan daya saing daerah, serta mewujudkan Papua Barat yang aman, produktif, dan berkelanjutan.

Selain itu, sejumlah indikator pelayanan dasar turut disampaikan, di antaranya sektor pendidikan, kesehatan, sosial, ketertiban umum, hingga infrastruktur. Pemerintah daerah juga mencatat realisasi tugas pembantuan dari pemerintah pusat sebesar 79,08 persen dari total anggaran Rp26,36 miliar.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur menyampaikan apresiasi kepada DPR Papua Barat, Forkopimda, serta seluruh elemen masyarakat atas dukungan terhadap jalannya pemerintahan dan pembangunan daerah.

“Sinergi dan kemitraan yang baik menjadi kunci keberhasilan dalam menjalankan roda pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat,” Tandas Gubernur.

Selanjutnya, Pimpinan dan Anggota DPR Papua Barat akan melakukan pembahasan lebih lanjut. 

Penulis: Kabarnusantara.co

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow