Abdullah Manaray Ajak Masyarakat Papua Barat Terus Rawat Toleransi
MANOKWARI – Anggota DPD RI perwakilan Papua Barat, Abdullah Manaray, mengimbau seluruh lapisan masyarakat di wilayah Papua Barat untuk terus menjaga dan merawat semangat toleransi yang telah lama terbangun.
Menurut dia, harmoni antar umat beragama merupakan aset berharga yang harus dipertahankan demi keberlanjutan pembangunan di daerah tersebut.
Abdullah Manaray juga menyuarakan dukungannya terhadap kebijakan Pemerintah Provinsi Papua Barat terkait pembatasan peredaran minuman keras (miras) selama masa Lebaran.
Sesuai dengan arahan Gubernur Papua Barat dan kesepakatan bersama di tujuh kabupaten se-Papua Barat, penjualan miras dihentikan sementara mulai dari H-3 hingga H+3 Idulfitri. Langkah ini dinilai strategis untuk menjaga kekhusyukan ibadah serta stabilitas keamanan di seluruh wilayah provinsi.
Dia mengapresiasinya terhadap kinerja kepemimpinan Gubernur Dominggus Mandacan dan Wakil Gubernur Mohammad Lakotani. Menurutnya, di bawah kepemimpinan mereka, pembangunan di Papua Barat tidak hanya berjalan secara fisik, tetapi juga berhasil menyatukan masyarakat melalui nilai-nilai persatuan.
"Kami mengapresiasi pembangunan yang telah berjalan dengan baik, termasuk upaya serius pemerintah dalam merawat toleransi dan menjaga persatuan kesatuan masyarakat di Papua Barat," ujar Abdullah.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada warga di tujuh kabupaten yang selama ini telah mendukung program-program pemerintah dengan aktif berkontribusi sesuai potensi daerah masing-masing.
Dia mengingatkan masyarakat akan pentingnya filosofi "Satu Tungku Tiga Batu." Nilai luhur ini menjadi fondasi kuat bagi masyarakat Papua Barat, di mana perbedaan keyakinan tidak menjadi penghalang ikatan kekeluargaan.
"Idulfitri adalah momentum yang tepat untuk mempererat tali persaudaraan lintas etnis dan agama. Mari kita jadikan perbedaan sebagai kekuatan untuk terus membangun tanah Papua," pungkasnya.
Penulis : kabarnusantara.co
What's Your Reaction?

