Lakotani Dorong Musorprovlub KONI Papua Barat Segera Digelar
MANOKWARI - Wakil Gubernur Papua Barat Mohammad Lakotani yang juga menjadi salah satu calon Ketua Umum KONI Papua Barat mendorong agar Musyawarah Olahraga Provinsi Luar Biasa (Musorprovlub) KONI Papua Barat segera dilaksanakan.
Lakotani mengatakan, Pemerintah Provinsi Papua Barat tengah memproses dukungan pembiayaan untuk pelaksanaan Musorprovlub. Proses pergeseran anggaran diharapkan dapat diselesaikan dalam pekan ini sehingga anggaran dapat disalurkan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga untuk kemudian diteruskan kepada KONI Papua Barat.
“Kalau minggu ini proses administrasinya selesai untuk pergeseran, maka anggarannya bisa masuk ke Dinas Pemuda dan Olahraga, lalu kemudian didorong ke KONI. Mudah-mudahan minggu depan, jika seluruh persiapan teman-teman di KONI sudah dilakukan dengan baik, Musorprov ini bisa segera dilakukan,” ujar Lakotani.
Menurutnya, persoalan pembiayaan selama ini menjadi salah satu kendala dalam pelaksanaan Musorprovlub. Karena itu, setelah dukungan anggaran tersedia, ia berharap tidak ada lagi hambatan berarti untuk menggelar musyawarah tersebut.
Lakotani juga menyebutkan bahwa dirinya bersama sejumlah cabang olahraga (cabor) yang memberikan dukungan telah beberapa kali melakukan pertemuan untuk membahas keberlanjutan organisasi KONI Papua Barat.
“Dalam berbagai diskusi, termasuk pertemuan malam ini yang keempat, kami selalu mendiskusikan dan sepakat agar KONI segera bisa menggelar musyawarah provinsi sebagai sarana untuk membentuk kepengurusan KONI yang definitif pascapengunduran diri Bapak Gubernur beberapa waktu lalu,” katanya.
Ia menilai, keberadaan kepengurusan definitif penting untuk memastikan organisasi KONI dapat berjalan secara optimal. Menurutnya, mekanisme caretaker dalam sebuah organisasi seharusnya tidak berlangsung terlalu lama.
“Dalam organisasi yang sehat, caretaker itu sekali. Kalau belum maksimal, diperpanjang dua kali. Kalau sampai tiga kali, sesungguhnya sudah tidak elok dan tidak sehat secara organisasi,” ujarnya.
Karena itu, Lakotani berharap tidak ada lagi perpanjangan masa caretaker dan segera terbentuk kepengurusan definitif yang memperoleh mandat dari seluruh cabang olahraga.
Ia mengatakan, kepengurusan definitif nantinya diharapkan mampu menjadi komandan dalam pembinaan olahraga Papua Barat, termasuk menyiapkan atlet-atlet dari berbagai cabang olahraga untuk menghadapi kompetisi di tingkat nasional maupun event olahraga lainnya.
“Kami berharap pengurus yang definitif adalah pengurus yang didukung penuh dan mendapat mandat dari semua cabang olahraga. Dengan begitu, bisa menjadi komandan untuk memimpin seluruh cabang olahraga dan menyiapkan atlet-atlet agar berprestasi dalam berbagai event, baik tingkat nasional maupun selanjutnya,” jelasnya.
Terkait besaran dukungan anggaran Pemerintah Provinsi Papua Barat untuk pelaksanaan Musorprovlub, Lakotani menyebut nilainya sekitar Rp600 juta.
“Untuk Musorprov itu mungkin kurang lebih Rp600 juta. Ini dokumen publik, sehingga sesungguhnya bisa diakses dan dilihat. Saya kira cukup, bahkan mudah-mudahan lebih. Tinggal nanti diatur oleh teman-teman di KONI untuk segera digelar Musorprov,” pungkasnya.
Penulis: Kabarnusantara.co
What's Your Reaction?

