Tim Ekspedisi Patriot Kementerian Transmigrasi dan Unair Awali Pengabdian di Prafi dengan Koordinasi Bersama Puskesmas

Aug 6, 2026 - 18:02
 15
Tim Ekspedisi Patriot Kementerian Transmigrasi dan Unair Awali Pengabdian di Prafi dengan Koordinasi Bersama Puskesmas
Perizinan expedisi patriot kepada puskesmas diwilayah transmigrasi manokwari (Red)

MANOKWARI - Tim Ekspedisi Patriot Kementerian Transmigrasi Mitra Universitas Airlangga (Unair) memulai rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat di Kawasan Transmigrasi Prafi, Kabupaten Manokwari, dengan melakukan koordinasi bersama bidan setempat dan Puskesmas Prafi. 

Pertemuan tersebut menjadi langkah awal untuk mematangkan program pemberdayaan masyarakat yang akan dilaksanakan selama empat bulan. Koordinasi dilakukan guna memperoleh gambaran mengenai kondisi kesehatan masyarakat, karakteristik sosial budaya, kapasitas kader Posyandu, serta potensi dan tantangan yang dihadapi masyarakat di kawasan transmigrasi.

Tim Ekspedisi Patriot dipimpin dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga, Dr. Muthmainnah, S.KM., M.Kes., bersama Sri Rahmawati, Elisa Manihuruk, Imeldawati Tambunan, Widyasari Yuni Agustin, dan Anggun Anggifosari.

Kehadiran tim disambut hangat oleh bidan setempat yang juga menjadi pemilik rumah tempat anggota tim tinggal selama menjalankan penugasan. Suasana kekeluargaan tersebut menjadi modal awal dalam membangun komunikasi dan kepercayaan dengan masyarakat.

Dalam pertemuan itu, tim membahas rencana asesmen lapangan, pemetaan kader Posyandu, penguatan kapasitas kader, promosi kesehatan, pemanfaatan potensi lokal, hingga pengembangan kegiatan ekonomi produktif bagi keluarga kader.

Tim juga menyusun strategi kolaborasi dengan Puskesmas Prafi, pemerintah kampung, tokoh masyarakat, kelompok perempuan, dan pelaku usaha. Tenaga kesehatan setempat turut memberikan masukan mengenai pola pelayanan kesehatan, kondisi geografis, kebiasaan masyarakat, serta tantangan yang dihadapi kader Posyandu.

Informasi tersebut akan menjadi dasar penyusunan program agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Perwakilan Puskesmas Prafi berharap kegiatan pengabdian dilaksanakan dengan menghargai pengalaman kader dan kondisi masyarakat di setiap kampung.

"Kami berharap tim dapat bekerja bersama kader dan masyarakat, bukan hanya membawa program dari luar. Setiap kampung memiliki kondisi, kebiasaan, dan kebutuhan yang berbeda. Karena itu, kegiatan perlu disusun berdasarkan hasil asesmen dan komunikasi langsung dengan masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan dan berkelanjutan," ujarnya.

Menurut pihak Puskesmas, kader Posyandu merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan berbasis masyarakat. Namun, mereka masih membutuhkan peningkatan kapasitas, dukungan sarana, serta penguatan ekonomi keluarga agar dapat menjalankan perannya secara optimal.

Ketua Tim Ekspedisi Patriot, Dr. Muthmainnah, mengatakan koordinasi dengan tenaga kesehatan lokal merupakan fondasi utama keberhasilan program pengabdian.

"Keberhasilan pengabdian tidak hanya ditentukan oleh program yang kami bawa, tetapi oleh kemampuan kami mendengar, belajar, dan bekerja bersama tenaga kesehatan, pemerintah kampung, kader, serta masyarakat. Kami ingin program ini lahir dari kebutuhan warga, memanfaatkan potensi lokal, dan tetap berjalan meskipun masa penugasan telah berakhir," katanya.

Selain penguatan pelayanan kesehatan, tim juga akan mendampingi kader dalam mengembangkan usaha keluarga melalui pemanfaatan potensi lokal, pengembangan produk, perbaikan kemasan, pencatatan keuangan sederhana, hingga pemasaran digital. Program ini mendukung sejumlah target Sustainable Development Goals (SDGs), di antaranya SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), SDG 2 (Tanpa Kelaparan), SDG 1 (Tanpa Kemiskinan), SDG 5 (Kesetaraan Gender), SDG 6 (Air Bersih dan Sanitasi Layak), SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).

Selama empat bulan ke depan, Tim Ekspedisi Patriot akan melaksanakan asesmen, menyusun program bersama masyarakat, melakukan pendampingan, serta memantau perkembangan kegiatan. Melalui kolaborasi tersebut diharapkan kualitas pelayanan kesehatan meningkat, kapasitas kader Posyandu semakin kuat, peluang ekonomi keluarga berkembang, dan kemandirian masyarakat di Kawasan Transmigrasi Prafi dapat terus tumbuh.

Sumber : Rilis Tim Expedisi Patriot UNAIR

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow