Mahasiswa KKN UNCRI Mulai Pengabdian di Kampung Udopi, Fokus Susun Program Sesuai Kebutuhan Warga

Jul 15, 2026 - 14:31
 38
Mahasiswa KKN UNCRI Mulai Pengabdian di Kampung Udopi, Fokus Susun Program Sesuai Kebutuhan Warga
Mahasiswa KKN UNCRI di Kampung Udopi distrik Tanah Rubuh (Red)

MANOKWARI - Mahasiswa Kelompok VIII Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan III Universitas Caritas Indonesia (UNCRI) melakukan kunjungan awal ke Kampung Udopi, Distrik Manokwari Barat, Rabu (15/7/2026), sebagai langkah awal pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat.

Kunjungan tersebut bertujuan mengenal kondisi wilayah, memetakan potensi kampung, serta mengidentifikasi kebutuhan masyarakat sebagai dasar penyusunan program kerja KKN.

Sebanyak 17 mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok VIII KKN Angkatan III UNCRI terdiri dari tujuh mahasiswa Fakultas Hukum dan sepuluh mahasiswa Fakultas Ekonomi. Mereka didampingi Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Netty Torano, S.E., M.M.

Rombongan mahasiswa diterima langsung oleh Kepala Kampung Udopi, Marthen Simerbouw, yang menyampaikan apresiasi kepada Universitas Caritas Indonesia karena telah mempercayakan Kampung Udopi sebagai lokasi pelaksanaan KKN.

Marthen berharap kehadiran mahasiswa tidak sekadar memenuhi kewajiban akademik, tetapi juga mampu menghadirkan program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa Universitas Caritas Indonesia yang telah memilih Kampung Udopi sebagai lokasi KKN. Selama berada di sini, kami berharap adik-adik mahasiswa dapat memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Tinggalkan sesuatu yang bermanfaat dan menjadi kenangan bagi kampung ini. Jangan sampai setelah KKN selesai tidak ada hasil yang bisa dirasakan masyarakat," ujarnya.

Menurutnya, mahasiswa KKN pada tahun-tahun sebelumnya telah meninggalkan berbagai hasil yang masih dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Karena itu, ia berharap peserta KKN tahun ini mampu melanjutkan semangat pengabdian melalui program-program yang sesuai dengan kebutuhan warga.

Marthen juga menjamin keamanan seluruh peserta selama menjalankan kegiatan di Kampung Udopi.

"Soal keamanan tidak perlu dikhawatirkan. Selama berada di kampung ini saya menjamin keamanan seluruh mahasiswa. Kami siap mendukung setiap kegiatan yang akan dilaksanakan," tegasnya.

Ia menjelaskan, Kampung Udopi memiliki sekitar 165 kepala keluarga (KK) dan dikenal sebagai Kampung Nusantara karena dihuni masyarakat dari berbagai daerah seperti Toraja, Makassar, Manado, serta sejumlah suku lainnya yang hidup berdampingan dengan masyarakat asli Papua (OAP).

Sebagian besar masyarakat asli Papua di kampung tersebut berprofesi sebagai petani, dengan hasil pertanian dipasarkan setiap hari ke Pasar Wosi, Manokwari.

Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan Netty Torano menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat dari Pemerintah Kampung Udopi dan berharap sinergi antara pemerintah kampung, masyarakat, dan mahasiswa dapat mendukung kelancaran seluruh rangkaian kegiatan KKN.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kepala Kampung beserta seluruh masyarakat Kampung Udopi yang telah menerima mahasiswa KKN Universitas Caritas Indonesia dengan sangat baik. Kami berharap pelaksanaan KKN ini berjalan lancar dan seluruh program kerja yang direncanakan dapat terlaksana dengan baik serta memberikan manfaat bagi masyarakat," katanya.

Netty menambahkan, KKN merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Karena itu, mahasiswa diharapkan mampu mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah sekaligus belajar dari kehidupan masyarakat.

Senada dengan itu, Ketua Kelompok VIII KKN Angkatan III Universitas Caritas Indonesia, Alfri Delima, menyampaikan rasa syukur atas sambutan hangat yang diberikan Pemerintah Kampung Udopi.

"Kami berharap kehadiran kami dapat diterima sebagai bagian dari masyarakat Kampung Udopi selama pelaksanaan KKN. Kami siap bekerja sama, belajar dari masyarakat, dan memberikan kontribusi terbaik melalui berbagai program yang akan kami laksanakan," ujar Alfri.

Melalui kunjungan awal tersebut, Kelompok VIII KKN Angkatan III Universitas Caritas Indonesia optimistis seluruh program kerja yang akan dijalankan dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat Kampung Udopi sehingga mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan sekaligus menjadi wujud nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat.

Penulis: Kabarnusantara.co

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow