Gerakan Pangan Murah Papua Barat Hadirkan Sembako di Bawah Harga Pasar, Tekan Inflasi dan Bantu Warga

Jul 15, 2026 - 14:45
Jul 15, 2026 - 15:01
 11
Gerakan Pangan Murah Papua Barat Hadirkan Sembako di Bawah Harga Pasar, Tekan Inflasi dan Bantu Warga
Pasar Murah yang diselenggarakan Pemprov Papua Barat (Red)

MANOKWARI - Pemerintah Provinsi Papua Barat melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) menggelar Gerakan Pangan Murah sebagai upaya menjaga stabilitas harga pangan sekaligus membantu meringankan beban belanja masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung di pelataran Stasiun Transmisi TVRI, Reremi Pemda, Distrik Manokwari Barat, pada Rabu (15/7/2026).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Papua Barat, Titi Weizer, mengatakan kegiatan ini merupakan langkah konkret pemerintah untuk memastikan masyarakat memperoleh bahan pangan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.

"Harga yang dijual hari ini semuanya di bawah harga pasar. Tujuannya selain untuk stabilisasi harga pasar, juga untuk menekan angka inflasi," ujar Titi.

Menurutnya, selisih harga yang ditawarkan cukup signifikan sehingga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Beberapa komoditas yang dijual dalam Gerakan Pangan Murah di antaranya:

  • Telur ayam: Rp70.000 per rak (harga pasar sekitar Rp85.000).
  • Bawang merah: Rp50.000 per kilogram.
  • Bawang putih: Rp45.000 per kilogram.
  • Cabai keriting: Rp70.000 per kilogram.
  • Cabai rawit: Rp80.000 per kilogram.
  • Beras SPHP kemasan 5 kilogram: Rp60.000.
  • Minyak goreng dengan harga lebih murah dibandingkan harga ritel di pasaran.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 15–16 Juli 2026, melibatkan sejumlah distributor serta pelaku usaha lokal guna memastikan ketersediaan pasokan pangan bagi masyarakat.

Titi menegaskan, Pemerintah Provinsi Papua Barat berkomitmen untuk terus melaksanakan Gerakan Pangan Murah secara bertahap di berbagai lokasi sebagai bagian dari strategi menjaga stabilitas harga dan memperkuat ketahanan pangan daerah.

"Kegiatan ini akan terus kita lakukan secara bertahap di berbagai lokasi. Harapannya, masyarakat bisa terbantu dan inflasi di daerah tetap terkendali," pungkasnya.

Penulis: Kabarnusantara.co

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow