Kesbangpol Papua Barat Seleksi 38 Calon Paskibraka, 4 Kabupaten Absen

May 29, 2026 - 11:08
 9
Kesbangpol Papua Barat Seleksi 38 Calon Paskibraka, 4 Kabupaten Absen
Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Papua Barat, Reihard Calvin Maniagasi

MANOKWARI – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Papua Barat saat ini tengah menyelenggarakan tahapan seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat provinsi. Proses seleksi yang diikuti oleh para pelajar SMA/SMK dan sederajat dari berbagai kabupaten ini diharapkan dapat menyaring putra-putri terbaik daerah.

Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Papua Barat, Reihard Calvin Maniagasi, menjelaskan bahwa kondisi objektif pelaksanaan seleksi tahun ini memiliki tantangan yang berbeda dibandingkan tahun sebelumnya.

Reihard membenarkan adanya beberapa kendala dalam proses pengiriman utusan dari tingkat kabupaten pada tahun ini, termasuk masalah penyesuaian jadwal ujian sekolah dan kendala anggaran akibat penurunan tren pendanaan di berbagai tingkatan daerah. Tercatat, ada 4 kabupaten yang tidak mengutus perwakilannya dalam seleksi Paskibraka tingkat provinsi kali ini.

Menyikapi hal tersebut, Reihard menegaskan bahwa situasi ini harus menjadi perhatian serius dan bahan evaluasi bagi pemerintah daerah di tingkat kabupaten. Ia meminta agar pada tahun-tahun berikutnya, pemerintah kabupaten benar-benar mengalokasikan dan memprioritaskan anggaran khusus untuk memfasilitasi serta mengirimkan para pelajar di daerahnya masing-masing.

"Kami berharap hal ini menjadi perhatian bagi pemerintah kabupaten se-Provinsi Papua Barat agar di tahun berikutnya betul-betul kita bisa memfasilitasi dan mengirimkan adik-adik kita. Badan Kesbangpol di tingkat kabupaten harus memperhatikan hal ini dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) maupun penyusunan Rencana Kerja (RK)-nya," ujar Reihard.

Lebih lanjut, Reihard menekankan bahwa keikutsertaan para pemuda dalam seleksi Paskibraka bukanlah sekadar agenda seremonial atau pemenuhan hak semata, melainkan sebuah tugas negara dan kewajiban sebagai warga negara. Kegiatan ini merupakan salah satu pilar utama dalam pembinaan rasa cinta tanah air, menumbuhkan semangat nasionalisme, serta memupuk jiwa patriotisme di kalangan generasi muda Papua Barat.

Oleh karena itu, dukungan anggaran dari pemerintah kabupaten sangat krusial agar tidak ada hak generasi muda di daerah yang terabaikan untuk ikut serta dalam momentum kebangsaan ini.

Meskipun beberapa kabupaten absen, antusiasme peserta yang hadir tetap tinggi. Saat ini tercatat ada 101 pelajar yang siap berkompetisi. Dari jumlah tersebut, nantinya akan dipilih 38 pelajar terbaik yang akan ditetapkan sebagai anggota Paskibraka Provinsi Papua Barat.

Seluruh proses tahapan ini dilaksanakan secara transparan berbasis sistem (by system). Rangkaian tes dimulai dari Tes Kompetensi Dasar (TKD) yang hasilnya langsung keluar hari ini, lalu dilanjutkan dengan tes kesehatan (medical check-up), kesamaptaan, baris-berbaris, dan akan diakhiri dengan tes wawancara langsung oleh tim dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) pusat.

Penulis : kabarnusantara.co

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow