PLN UP3 Manokwari Ingatkan Bahaya Listrik Saat Banjir, Warga Diminta Sigap Melapor
MANOKWARI - Direktur PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Manokwari, Arvy Tryudha, mengungkapkan bahwa kondisi cuaca buruk berpotensi menyebabkan gangguan kelistrikan hingga pemadaman darurat (emergency).
Ia menjelaskan, pada peristiwa hujan deras yang terjadi pekan lalu, terdapat dua lokasi yang terendam banjir sehingga pihak PLN terpaksa melakukan pemadaman sementara demi keselamatan warga.
“Kalau instalasi listrik di rumah pelanggan terendam air, itu sangat berbahaya karena bisa menyebabkan sengatan listrik. Jadi kami harus lakukan pemadaman emergency untuk melindungi masyarakat,” ujarnya kepada Kabarnusantara.co, Senin (13/4/2026).
Arvy mengimbau masyarakat agar segera melaporkan jika menemukan potensi gangguan kelistrikan, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem seperti saat ini.
Warga dapat menyampaikan laporan melalui Aplikasi PLN Mobile, Call Center PLN di 123, dan Media sosial resmi PLN
Namun, ia menekankan bahwa penggunaan aplikasi PLN Mobile menjadi cara paling cepat agar petugas bisa segera merespons ke lokasi.
Selain itu, masyarakat juga diminta untuk memperhatikan kondisi lingkungan di sekitar jaringan listrik, khususnya pohon-pohon yang berada dekat kabel.
“Untuk wilayah seperti Manokwari Timur dan daerah yang masih banyak pepohonan, kami harap masyarakat bisa membantu memangkas ranting atau pohon yang berpotensi menyentuh jaringan listrik, terutama saat angin kencang,” jelasnya.
Ia menambahkan, gangguan listrik tidak hanya disebabkan oleh cuaca, tetapi juga oleh benda-benda yang bersentuhan dengan jaringan listrik.
“Kadang ada juga gangguan karena hewan seperti kelelawar yang menyentuh kabel dan tiang, atau benda asing seperti sepatu dan mainan yang dilempar ke kabel. Ini sangat berbahaya dan bisa menyebabkan listrik padam,” tambahnya.
PLN pun mengingatkan masyarakat untuk tidak melempar benda apa pun ke arah jaringan listrik demi menjaga keselamatan bersama serta keandalan pasokan listrik.
Penulis: Kabarnusantara.co
What's Your Reaction?

