Sambut Hari Sumpah Pemuda, MUI Papua Barat Gelar Dialog Kerukunan Lintas Agama

Sep 16, 2026 - 23:00
 29
Sambut Hari Sumpah Pemuda, MUI Papua Barat Gelar Dialog Kerukunan Lintas Agama
Dialog lintas agama yang digelar MUI Papua Barat (Dedi P. Putra)

MANOKWARI - Komisi Hubungan Antarumat Beragama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Papua Barat menggelar Dialog Kerukunan Lintas Agama di Aula Utama Kantor MUI Papua Barat, Rabu (16/9/2026).

Kegiatan yang digelar dalam rangka menyambut peringatan Hari Sumpah Pemuda tersebut mengusung tema “Menyemai Kerukunan Lintas Agama” dengan subtema “Merawat Kebhinekaan: Peran Strategis Pemuda dalam Menjaga Persatuan Bangsa.”

Dialog ini menjadi ruang untuk memperkuat komitmen kebangsaan, merawat toleransi serta mengokohkan kerukunan antarumat beragama di Papua Barat dalam bingkai kebinekaan dan kearifan lokal.

Selain itu, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk mempererat silaturahmi inklusif sekaligus mendorong kolaborasi strategis antara MUI Papua Barat dengan berbagai lembaga keagamaan dan organisasi kepemudaan.

Acara diawali dengan pembacaan tilawah Al-Qur'an, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan lagu daerah Tanah Papua.

Hawa Hasan yang hadir mewakili Ketua MUI Papua Barat berharap dialog tersebut dapat menjadi wadah konkret untuk bersama-sama menjaga toleransi dan kerukunan di Tanah Papua, khususnya Papua Barat.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi wadah untuk bersama-sama menjaga toleransi di Tanah Papua, khususnya di Provinsi Papua Barat,” ujarnya.

Kegiatan tersebut melibatkan sejumlah organisasi kepemudaan (OKP) dari berbagai latar belakang agama di Kabupaten Manokwari, mulai dari OKP Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha hingga organisasi pemuda lintas agama.

Diskusi panel dipandu Achmad Riyan Wardoyo sebagai moderator dengan menghadirkan empat narasumber, yakni Ketua MUI Kabupaten Manokwari Ustadz H. Baharuddin Sabola, Ketua FKUB Papua Barat Pdt. Sadrak Simbiak, Penasehat PHDI Papua Barat Ida Bagus Putu Chandi, serta perwakilan PERMABUDHI Papua Barat, Eli Tungadi.

Dialog berlangsung interaktif dan santai, namun tetap membahas sejumlah poin strategis terkait peran pemuda dalam menjaga persatuan, toleransi dan kerukunan antarumat beragama.

Salah satu kesepakatan yang lahir dalam forum tersebut adalah pentingnya kegiatan lintas agama dan kepemudaan dilakukan secara berkelanjutan. Langkah ini dinilai penting agar pemuda dari berbagai latar belakang agama dan organisasi dapat saling mengenal, membangun komunikasi serta memperkuat kerja sama.

Sebagai bentuk aksi nyata sinergi antarpemuda, perwakilan organisasi Pelita juga mengajak seluruh elemen yang hadir untuk terlibat dalam kegiatan Ekoteologi berupa aksi pelepasan 200 kilogram kepiting di kawasan hutan mangrove sekitar Kota Manokwari.

Kegiatan tersebut diharapkan menjadi salah satu bentuk kolaborasi nyata pemuda lintas agama dalam menjaga lingkungan sekaligus memperkuat semangat kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat Papua Barat.

Rilis: Humas UMPB

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow