Gubernur Dominggus Ajak PSMTI Perkuat Persaudaraan dan Berkontribusi untuk Pembangunan Papua Barat
MANOKWARI - Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, mengajak Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) untuk terus memperkuat semangat persaudaraan, menjaga toleransi, serta berkontribusi aktif dalam mendukung pembangunan daerah.
Ajakan tersebut disampaikan Dominggus saat menghadiri pelantikan dan pengukuhan Pengurus PSMTI Provinsi Papua Barat dan Kabupaten Manokwari masa bakti 2026–2030 di Manokwari.
Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan apresiasi kepada panitia atas terselenggaranya pelantikan yang berlangsung dengan lancar dan penuh khidmat.
Menurutnya, Papua Barat merupakan daerah yang kaya akan keberagaman suku, budaya, dan agama sehingga harus dijadikan sebagai kekuatan dalam membangun daerah.
"Papua Barat adalah tanah yang kaya akan keberagaman suku, budaya, dan agama. Keberagaman ini bukanlah penghalang, melainkan kekuatan besar yang menyatukan kita sebagai keluarga besar dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia," ujar Dominggus.
Ia mengatakan, kehadiran PSMTI di Papua Barat selama ini menjadi bukti bahwa masyarakat Tionghoa merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan pembangunan daerah.
Selama bertahun-tahun, masyarakat Tionghoa hidup berdampingan secara harmonis bersama masyarakat asli Papua maupun masyarakat dari berbagai daerah lainnya.
Dominggus juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus PSMTI yang baru dilantik. Ia berharap kepengurusan baru mampu menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab dan menghadirkan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat.
"Selamat kepada pengurus PSMTI yang baru saja dilantik. Selamat menjalankan amanah organisasi untuk masa bakti 2026–2030," katanya.
Menurut Dominggus, kepengurusan organisasi bukan sekadar mengemban jabatan struktural, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga semangat persaudaraan, memperkuat rasa kebangsaan, serta memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan sosial, ekonomi, dan kemanusiaan di Papua Barat.
Pemerintah Provinsi Papua Barat, lanjutnya, terus membuka ruang kolaborasi dengan seluruh organisasi kemasyarakatan, termasuk PSMTI, dalam menyukseskan berbagai program pembangunan.
"Kami berharap PSMTI dapat terus aktif dalam berbagai program pemberdayaan masyarakat, kegiatan sosial kemanusiaan, pendidikan, serta pelestarian nilai-nilai budaya yang memperkaya khazanah kebudayaan di Papua Barat yang majemuk," ujarnya.
Di akhir sambutannya, Gubernur mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga toleransi, persatuan, dan kerukunan antarsuku maupun antarumat beragama sebagai fondasi dalam mewujudkan Papua Barat yang aman, damai, dan sejahtera.
"Perbedaan latar belakang etnis dan budaya hendaknya menjadi perekat, bukan pemisah, dalam mewujudkan Papua Barat yang aman, damai, dan sejahtera bagi seluruh anak bangsa yang tinggal dan berkarya di dalamnya," tegasnya.
Dominggus berharap kepengurusan PSMTI Provinsi Papua Barat dan Kabupaten Manokwari periode 2026–2030 mampu menghadirkan semangat baru, memperkuat sinergi dengan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat, serta menghasilkan karya nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung percepatan pembangunan di Papua Barat.
Penulis: Kabarnusantara.co
What's Your Reaction?

