Panitia Pesparawi Nasional XIV Kaji Usulan Tambahan Honor Kelompok Musisi Orkestra Pembukaan

Jun 30, 2026 - 20:35
 14
Panitia Pesparawi Nasional XIV Kaji Usulan Tambahan Honor Kelompok Musisi Orkestra Pembukaan
Ketua Harian Panitia Pesparawi Nasional XIV temui musisi orkestra di ceremony pembukaan (Tri Santoso)

MANOKWARI - Ketua Harian Panitia Pesparawi Nasional XIV, Yacob S. Fonataba, menemui perwakilan musisi yang tergabung dalam orkestra pembukaan Pesparawi Nasional XIV untuk membahas tuntutan penambahan honor penampilan, di Sekretariat Panitia Pesparawi Nasional XIV, Selasa (30/6/2026).

Tuntutan tersebut sempat ramai dibahas di Media sosial, meski Panitia Pesparawi sendiri belum pernah diajak diskusi penyampaian aspirasi musisi orkestra. 

Pertemuan tersebut turut dihadiri Sekretaris Umum Panitia Lucky Leatemia serta Koordinator Seksi Acara yang menangani orkestra pembukaan, Welem Yomaki.

Yacob Fonataba menjelaskan, sebanyak 50 musisi yang tergabung dalam orkestra telah difasilitasi panitia selama proses persiapan hingga pelaksanaan pembukaan Pesparawi. Panitia, kata dia, telah memenuhi kewajiban pembayaran biaya transportasi sesuai jadwal latihan yang telah disepakati.

"Mereka datang untuk memberikan masukan kepada panitia. Selama ini hak berupa biaya transportasi sudah kami selesaikan, tetapi mereka juga mengusulkan agar ada kebijakan lain berupa honor penampilan di luar biaya transportasi," ujar Yacob.

Ia menjelaskan, para musisi berasal dari enam sanggar seni berbeda. Dalam pertemuan tersebut mereka juga meminta adanya pengakuan terhadap sanggar-sanggar yang terlibat dalam mendukung suksesnya pembukaan Pesparawi Nasional XIV.

Menurut Yacob, usulan tersebut akan dipelajari terlebih dahulu dengan mempertimbangkan kondisi keuangan panitia.

"Kami tidak bisa langsung mengiyakan sesuatu yang berada di luar kemampuan panitia. Usulan ini akan kami kaji terlebih dahulu dengan melihat bukti-bukti dan kondisi yang ada sebelum mengambil keputusan," katanya.

Menanggapi informasi yang beredar mengenai latihan selama empat bulan, Yacob meluruskan bahwa jadwal latihan efektif berlangsung sebanyak 24 kali.

Ia merinci, latihan tahap pertama dilaksanakan sebanyak 12 kali mulai Januari hingga Mei 2026, sedangkan tahap kedua berlangsung 12 kali lagi pada di Bulan Juni 2026.

"Jadi total latihan sebanyak 24 hari. Hak mereka berupa penggantian biaya transportasi untuk seluruh latihan itu sudah kami selesaikan," jelasnya.

Untuk biaya transportasi, panitia menggunakan standar Satuan Biaya Umum (SBU) sebesar Rp100 ribu per orang setiap kali latihan.

Sementara mengenai permintaan honor penampilan saat pembukaan Pesparawi, Yacob menegaskan hal tersebut merupakan usulan baru yang baru disampaikan dalam pertemuan tersebut.

"Itu baru menjadi usulan dari mereka. Karena baru disampaikan sekarang, kami perlu melakukan klarifikasi dan mempertimbangkannya terlebih dahulu sebelum memberikan keputusan," pungkasnya.

Penulis: Kabarnusantara.co

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow