HIPMI Papua Barat Didorong Jadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah

May 5, 2026 - 17:09
 18
HIPMI Papua Barat Didorong Jadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah
Rakerda, Diklatda, dan Forbisda BPD HIPMI Papua Barat (Arman Namsa)

MANOKWARI - Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menegaskan peran strategis Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda), Pendidikan dan Latihan Daerah (Diklatda), serta Forum Bisnis Daerah (Forbisda) HIPMI Papua Barat.

Dalam sambutannya, Dominggus menyampaikan bahwa ketiga agenda tersebut tidak hanya penting bagi organisasi, tetapi juga memiliki dampak luas terhadap pembangunan ekonomi dan masa depan generasi muda di Papua Barat.

“Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menyusun program kerja yang relevan, meningkatkan kapasitas anggota, serta membuka peluang kerja sama bisnis yang memperkuat ekonomi lokal dan nasional,” ujarnya di Aston Niu Hotel, Selasa (5/5/2026).

Ia mengapresiasi konsistensi HIPMI Papua Barat sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam membina pengusaha muda, menciptakan lapangan kerja, serta mendorong pertumbuhan sektor ekonomi kreatif dan unggulan.

Menurutnya, melalui Rakerda, HIPMI diharapkan mampu melakukan evaluasi sekaligus merumuskan strategi pembangunan ekonomi berbasis kearifan lokal, dengan fokus pada sektor perikanan, pertanian, pariwisata, UMKM, dan energi.

Sementara itu, Diklatda menjadi sarana penting dalam mencetak pengusaha muda yang berintegritas, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

“Sedangkan Forbisda menjadi ruang kolaborasi antara pengusaha muda, investor, pemerintah, dan mitra strategis untuk membangun jejaring bisnis yang produktif dan berkelanjutan,” tambahnya.

Gubernur juga menekankan sejumlah hal penting kepada para pengusaha muda, di antaranya keberanian untuk berinovasi, pemanfaatan digitalisasi dalam pengembangan usaha, serta pentingnya menjaga nilai-nilai lokal sebagai kekuatan ekonomi daerah.

“Identitas budaya Papua Barat harus menjadi daya tarik ekonomi. Produk lokal perlu dikembangkan dengan sentuhan modern tanpa meninggalkan akar tradisi,” tegasnya.

Selain itu, ia mendorong HIPMI untuk terus membangun sinergi dengan pemerintah daerah, akademisi, dan dunia usaha guna menciptakan ekosistem ekonomi yang sehat dan berkelanjutan.

Dominggus berharap, melalui pelaksanaan Rakerda, Diklatda, dan Forbisda ini, HIPMI Papua Barat dapat menghasilkan rekomendasi dan program kerja yang konkret serta memperkuat kolaborasi lintas sektor.

“Momentum ini harus dimanfaatkan untuk mewujudkan pengusaha muda yang mandiri dan berdaya saing, sekaligus menjadi mitra strategis dalam pembangunan daerah,” tandasnya.

Sumber: Rilis

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow