Gubernur Dominggus Mandacan Lepas Jemaah Calon Haji Kloter 25 dan 26 Papua Barat
MANOKWARI - Suasana penuh khidmat menyelimuti pelepasan jemaah calon haji Kloter 25 dan 26 asal Papua Barat tahun 1447 H/2026 M, Rabu (06/05/2026) siang.
Ratusan jemaah secara resmi dilepas oleh Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan. Prosesi tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, perwakilan Kanwil Kementerian Agama Papua Barat, lembaga keagamaan Islam, serta tokoh agama.
Dalam sambutannya, Gubernur Dominggus menyampaikan doa dan harapan agar seluruh jemaah diberikan kelancaran selama menunaikan ibadah di Tanah Suci.
“Semoga seluruh jemaah diberikan kekuatan lahir dan batin serta kesehatan selama menjalankan ibadah haji, hingga kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga niat yang ikhlas serta meningkatkan kekhusyukan dalam beribadah. Selain itu, para jemaah diminta untuk menjaga kondisi fisik agar dapat mengikuti seluruh rangkaian ibadah dengan baik.
Tak hanya itu, Dominggus menekankan agar jemaah menjaga sikap selama berada di Tanah Suci dan menjadi representasi yang baik bagi daerah maupun bangsa Indonesia.
“Mari kita menjaga nama baik daerah dan negara selama berada di Tanah Suci,” pesannya.
Kepada para petugas kloter, tenaga kesehatan, dan petugas haji daerah, Gubernur meminta agar menjalankan tugas secara profesional dan penuh tanggung jawab guna memastikan pelayanan optimal bagi para jemaah.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Papua Barat, Aziz Hegemur, melaporkan bahwa total jemaah calon haji asal Papua Barat dan Papua Barat Daya tahun ini mencapai 447 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 143 jemaah berasal dari Papua Barat.
“Jemaah tertua berusia 84 tahun berasal dari Kota Sorong, sedangkan jemaah termuda berusia 17 tahun dari Teluk Bintuni,” ungkapnya.
Ia juga menyoroti tingginya minat masyarakat untuk menunaikan ibadah haji. Saat ini, jumlah daftar tunggu di Papua Barat dan Papua Barat Daya mencapai 12.205 orang dengan rata-rata masa tunggu sekitar 22 tahun.
Pelepasan ini menjadi momentum penuh makna, tidak hanya bagi para jemaah, tetapi juga keluarga serta masyarakat yang turut mendoakan kelancaran ibadah haji tahun ini. Dengan persiapan yang matang dan dukungan semua pihak, diharapkan seluruh jemaah dapat menunaikan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat serta meraih predikat haji mabrur.
Sumber: Rilis
What's Your Reaction?

