Damkar Papua Barat Padamkan Kebakaran di TPA Sowi Gunung, Terkendala Alat Pelindung dan Sarana Pendukung

Jul 21, 2026 - 20:01
 12
Damkar Papua Barat Padamkan Kebakaran di TPA Sowi Gunung, Terkendala Alat Pelindung dan Sarana Pendukung
Proses pemadaman api dilokasi Tempat Pembuangan Akhir Sampah Manokwari (Red)

MANOKWARI - Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Papua Barat melakukan upaya pemadaman kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sowi Gunung, Arfai, Kabupaten Manokwari, Senin (20/7/2026), menyusul laporan masyarakat terkait kepulan asap yang mengganggu aktivitas warga.

Kepala Bidang Damkar Satpol PP Papua Barat, Markus Suruan, menjelaskan bahwa laporan diterima pada Minggu (19/7/2026) pukul 20.12 WIT. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Damkar diterjunkan ke lokasi pada Senin pukul 11.55 WIT dengan mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran.

Petugas melakukan upaya pemadaman hingga pukul 13.43 WIT. Namun, proses pemadaman terpaksa dihentikan sementara karena kondisi di lokasi tidak memungkinkan untuk melanjutkan operasi.

Menurut Markus, terdapat sejumlah kendala yang dihadapi petugas di lapangan. Di antaranya, tidak tersedianya masker berstandar yang mampu melindungi personel dari paparan asap pekat dan bau menyengat, keterbatasan mobil suplai air serta jauhnya sumber pengisian air dari lokasi kebakaran, hingga tidak adanya alat berat berupa ekskavator untuk membongkar tumpukan sampah yang menjadi sumber api.

"Api yang berada di bawah timbunan sampah sangat sulit dipadamkan tanpa bantuan alat berat untuk membuka material yang terbakar," ujarnya.

Personel yang terlibat dalam operasi tersebut yakni Markus Suruan (Kabid Damkar), Budi Dowansiba (Kasi Penanggulangan Kebakaran), Jhon Wanma dan Agus Iryanto (driver), Lambertus Sanoy (operator mesin pompa), serta James Morin, Edward Msiren, dan Yosep Padwa sebagai nozzleman.

Damkar Papua Barat berharap adanya sinergi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) dalam penanganan kebakaran di TPA Sowi Gunung. Beberapa kebutuhan yang dinilai mendesak antara lain penyediaan masker berstandar bagi petugas, ekskavator untuk membongkar timbunan sampah, mobil suplai air, serta dukungan dari BPBD, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Lingkungan Hidup, dan Dinas Kesehatan.

Penulis: Kabarnusantara.co

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow