Kader Posyandu Prafi Dilatih Olah Pangan Lokal Jadi Camilan Sehat

Sep 3, 2026 - 23:21
 13
Kader Posyandu Prafi Dilatih Olah Pangan Lokal Jadi Camilan Sehat
Demo olahan pangan sehat dari bahan lokal oleh kader posyandu prafi (Red)

MANOKWARI - Kader Posyandu di wilayah kerja Puskesmas Prafi mengikuti Pelatihan Produk Camilan Sehat melalui program SMART Kader Posyandu, Kamis (3/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula Puskesmas Prafi ini menggandeng Tim Ekspedisi Patriot Universitas Airlangga (UNAIR).

Pelatihan tidak hanya memberikan materi, tetapi juga praktik langsung mengolah pangan lokal seperti ikan tuna, betatas, keladi, singkong, wortel, dan ubi ungu menjadi berbagai kudapan, di antaranya rolade ikan, sempol Papua, Trimako Papua, trio sambal balado, dan candil ubi ungu.

Kepala Puskesmas Prafi, Ferdinan E. Woof, mengatakan kader Posyandu memiliki peran penting sebagai penghubung layanan kesehatan dengan keluarga.

“Pangan lokal di Prafi sangat kaya. Jika diolah dengan cara yang sehat dan menarik, manfaatnya dapat dirasakan anak-anak, ibu, dan seluruh keluarga,” ujarnya.

Ahli Gizi Puskesmas Prafi, Merry, menjelaskan pemilihan bahan, komposisi, kebersihan, serta teknik pengolahan menjadi faktor penting dalam menghasilkan kudapan yang sehat dan bergizi.

Menurutnya, ikan sebagai sumber protein dapat dipadukan dengan sayuran dan umbi-umbian untuk meningkatkan variasi konsumsi pangan keluarga sekaligus mendukung upaya pencegahan stunting.

Dalam praktik, kader diajarkan memilih ikan segar, menghilangkan bau amis, memisahkan duri, mengolah adonan, hingga proses pengukusan, penggorengan, dan penyajian.

Ketua Tim Ekspedisi Patriot UNAIR, Dr. Muthmainnah, S.KM., M.Kes., mengatakan pelatihan tersebut menjadi tahap awal pendampingan yang akan berlangsung hingga November 2026.

“Kami ingin kader tidak berhenti pada kemampuan membuat produk. Tahap berikutnya adalah memperbaiki kemasan dan label, menghitung biaya serta harga jual, mengembangkan promosi digital, dan menyiapkan produk unggulan untuk pameran dan lomba,” jelasnya.

Ia menambahkan, program tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemampuan kader dalam mengolah pangan lokal sekaligus membuka peluang usaha berbasis produk sehat.

Seorang kader peserta mengaku mendapat ide baru dari pelatihan tersebut. Menurutnya, bahan pangan yang selama ini diolah dengan cara sederhana ternyata dapat dikembangkan menjadi makanan yang lebih menarik bagi anak-anak maupun produk yang memiliki nilai jual.

Pelatihan ini juga mendukung pencapaian SDG 2 Tanpa Kelaparan, SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera, serta SDG 12 Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui pemanfaatan pangan lokal, peningkatan literasi gizi, dan pengembangan produk berbasis bahan setempat.

Ke depan, Puskesmas Prafi bersama Tim Ekspedisi Patriot UNAIR mendorong kader untuk mengembangkan resep standar, menjaga keamanan pangan, memperbaiki kemasan, serta membentuk kelompok usaha agar camilan sehat berbasis pangan lokal Prafi dapat berkembang menjadi produk dengan identitas lokal Papua Barat.

 Rilis: Tim Ekspedisi Patriot Unair

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow