Doberai FC Tampil Meyakinkan di Laga Perdana Piala Suratin U-13
MANOKWARI - Laga pembuka Piala Suratin U-13 Papua Barat 2026 mempertemukan Bhayangkara FC dengan Doberai FC dalam pertandingan yang berlangsung sengit di Lapangan Aro-M, Amban, Manokwari.
Doberai FC tampil dominan sejak awal pertandingan dan berhasil mengamankan kemenangan perdana dengan skor telak 8-0 atas Bhayangkara FC.
Meski menelan kekalahan besar, Pelatih Bhayangkara FC U-13, David Weynan Monim, memberikan respons sportif terhadap hasil yang diraih timnya. Ia mengatakan, anak-anak asuhnya sebenarnya telah melakukan persiapan yang cukup, terlebih kedua tim sudah beberapa kali bertemu dalam pertandingan uji coba.
Namun, David mengakui bahwa Doberai FC tampil lebih siap dan mampu menunjukkan permainan yang lebih baik pada laga pembuka tersebut.
“Lawan kami lebih siap. Dalam hal ini, lawan kami lebih siap untuk pertandingan pada sore hari ini, apalagi ini pertandingan pembukaan. Kami akui juga lawan kami hari ini tampil cukup baik dari kami,” ungkap David.
Ia menegaskan, kekalahan tersebut akan menjadi bahan evaluasi bagi tim pelatih Bhayangkara FC. Dengan format kompetisi setengah kompetisi atau round-robin, Bhayangkara FC masih memiliki sekitar empat pertandingan untuk memperbaiki performa dan menjaga peluang melangkah lebih jauh.
David memastikan persiapan tim akan ditingkatkan menghadapi pertandingan berikutnya. Evaluasi menyeluruh akan dilakukan, terutama untuk memperbaiki kelemahan yang terlihat pada laga perdana.
Sementara itu, Pelatih Doberai FC, Ferdinandus Hurulean, mengaku bersyukur atas kemenangan besar yang diraih anak-anak asuhnya.
Menurut Ferdinandus, hasil positif tersebut merupakan buah dari proses latihan rutin yang selama ini dijalani tim. Latihan tersebut dilakukan untuk membangun pemahaman pemain terhadap sistem permainan, baik dalam bertahan, menyerang maupun melakukan transisi.
“Kami bersyukur dengan hasil pertandingan hari ini. Ini merupakan bagian dari proses latihan yang selama ini kami jalani agar anak-anak memahami sistem permainan, bagaimana bertahan, menyerang dan melakukan transisi dengan baik,” ujarnya.
Ferdinandus juga menilai pertandingan perdana ini menjadi pengalaman dan pembelajaran penting bagi para pemain muda. Sebab, sejumlah pemain Doberai FC baru pertama kali merasakan atmosfer kompetisi resmi.
Menurutnya, Piala Suratin bukan sekadar ajang untuk mengejar kemenangan, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembinaan dan pengembangan talenta sepak bola usia muda.
Karena itu, Doberai FC berkomitmen untuk terus mengikuti proses kompetisi, melakukan evaluasi dari setiap pertandingan, serta meningkatkan kemampuan pemain menghadapi laga-laga berikutnya.
Kemenangan 8-0 atas Bhayangkara FC menjadi modal awal yang positif bagi Doberai FC untuk menghadapi pertandingan selanjutnya di Piala Suratin U-13 Papua Barat 2026.
Penulis: Kabarnusantara.co
What's Your Reaction?

