Cegah Penyalahgunaan Data, Disdik Papua Barat Rancang Beasiswa Langsung ke Kampus
MANOKWARI - Pemerintah Provinsi Papua Barat berencana mengubah mekanisme penyaluran beasiswa Papua Cerdas dengan menjalin kerja sama langsung bersama perguruan tinggi.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat, Barnabas Dowansiba, mengatakan skema tersebut akan dirancang mulai tahun depan untuk memastikan bantuan pendidikan benar-benar diterima mahasiswa yang memenuhi persyaratan.
“Kita tidak kerja dengan mahasiswa, tapi langsung dengan perguruan tinggi,” kata Barnabas saat ditemui di Kantor Gubernur Papua Barat, Arfai, Senin (7/9/2026).
Ia menjelaskan, Pemprov Papua Barat berencana membangun kerja sama melalui nota kesepahaman (MoU) dan perjanjian kerja sama (PKS) dengan perguruan tinggi yang berada di Papua Barat.
Melalui mekanisme tersebut, pihak kampus dapat mengidentifikasi mahasiswa yang memiliki IPK sesuai ketentuan namun belum mendapatkan bantuan KIP. Data tersebut kemudian diajukan langsung kepada pemerintah daerah.
“Perguruan tinggi lihat yang IPK-nya memenuhi lalu belum dapat KIP, langsung saja mengajukan kepada kita. Sehingga kita langsung komunikasinya dengan kampus,” ujarnya.
Menurut Barnabas, sistem tersebut dinilai lebih efektif karena pemerintah dapat menyalurkan biaya pendidikan langsung kepada perguruan tinggi.
Rencana perubahan mekanisme ini juga didorong oleh hasil verifikasi yang dilakukan Dinas Pendidikan bersama sejumlah perguruan tinggi. Dari proses tersebut ditemukan persoalan terkait data penerima bantuan.
Barnabas mengungkapkan, terdapat sejumlah dokumen Kartu Hasil Studi (KHS) yang diduga tidak sesuai dengan data perguruan tinggi.
“Ada beberapa yang tidak benar. Ada KHS yang mereka ganti sendiri. Tidak banyak, tetapi ada,” ungkapnya.
Karena itu, ke depan data mahasiswa akan diverifikasi dengan pangkalan data pendidikan tinggi (PDDikti) untuk memastikan keabsahan informasi akademik yang menjadi salah satu dasar penerimaan beasiswa.
Barnabas mengatakan, untuk tahap awal kerja sama akan difokuskan pada perguruan tinggi di Papua Barat sebelum nantinya dikembangkan untuk perguruan tinggi lainnya.
Penulis: Kabarnusantara.co
What's Your Reaction?

