Musprov PERGATSI Papua Barat Usung Semangat Organisasi Profesional dan Berprestasi
MANOKWARI — Persatuan Gateball Seluruh Indonesia (PERGATSI) Provinsi Papua Barat resmi menggelar musyawarah provinsi (Musprov) di Kabupaten Manokwari, Senin (7/9/2026) mengusung tema "menjadi organisasi gateball yang profesional, inklusif, dan berprestasi di tingkat nasional maupun internasional".
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi program kerja sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi ke depan. Acara pembukaan musprov yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus, insan olahraga, serta para pemangku kepentingan daerah.
Sekretaris umum komite olahraga nasional indonesia (KONI) Papua Barat, Melianus Yosep Wamafma, S.E., hadir secara langsung untuk membuka kegiatan tersebut.
Dalam arahannya, Melianus menekankan pentingnya peran pengurus baru yang nantinya terpilih untuk melahirkan keputusan-keputusan strategis demi kemajuan prestasi olahraga gateball di papua barat.
"Harapan besar Kita adalah bagaimana musyawarah ini mampu menghasilkan keputusan-keputusan strategis untuk pengembangan olahraga gateball di papua barat. Kita berharap pengurus baru yang nanti dihasilkan dari musyawarah ini bisa mampu membangun kolaborasi dan kerja sama yang baik," ujar Melianus Yosep Wamafma.
Lebih lanjut, Ia mengingatkan bahwa kemajuan prestasi olahraga tidak bisa dicapai secara parsial, melainkan membutuhkan sinergi yang erat antara internal pengurus dengan pihak eksternal, termasuk pemerintah daerah dan koni papua barat.
Sinergitas ini dinilai sebagai kunci utama agar pembinaan atlet dapat berjalan berkesinambungan dan terarah hingga tingkat nasional.
Ketua PERGATSI Papua Barat, Corneles Sagrim, kepada wartawan mengungkapkan bahwa pelaksanaan musyawarah ini menitikberatkan pada penguatan konsolidasi bersama serta evaluasi menyeluruh terhadap program kerja kepengurusan sebelumnya.
"yang paling penting Kita perkuat konsolidasi bersama, kemudian bagaimana juga kita evaluasi program yang sudah dilakukan oleh pengurus-pengurus sebelumnya. Kalau ada yang memang perlu Kita benahi, Kita benahi. Kita tinggal tingkatkan sebenarnya, kalau sudah bagus kita pertahankan," tutur Corneles.
Terkait netralitas organisasi dalam kontestasi pemilihan, Corneles menegaskan bahwa pihaknya berdiri di atas semua pihak dan tidak memihak pada kandidat tertentu. "Kita netral, Kita tidak berpihak ke satu kandidat," tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris Umum PERGATSI Papua barat, trayanus F.E. Imbiri, memaparkan bahwa pembinaan atlet di wilayahnya menunjukkan perkembangan yang positif. Atlet gateball kini tersebar secara mandiri di manokwari dan fakfak, setelah sebelumnya sempat bergabung dengan wilayah lain seperti sorong dan maybrat.
Dalam periode kepengurusan kali ini, PERGATSI Papua Barat telah menyiapkan sejumlah program strategis, termasuk pembentukan pengurus cabang (Pengcab) di setiap Kabupaten serta sosialisasi secara masif ke sekolah-sekolah.
"Kita punya program, salah satunya Kita akan bentuk Pengcab di setiap Kabupaten dan juga kita mungkin akan sosialisasi ke sekolah-sekolah. karena Kita lihat kalau kejurnas di daerah-daerah lain, yang main bukan cuma pengurus saja, tapi anak-anak sekolah juga main, dan prestasi mereka luar biasa," jelas Trayanus.
Ia juga menambahkan bahwa fasilitas latihan di manokwari sudah sangat memadai dengan adanya beberapa lapangan representatif, seperti di sport center, reremi permai, hingga balai wilayah sungai (BWS) Amban. Kedepan, Pergatsi Papua Barat juga merencanakan digelarnya kejuaraan daerah (Kejurda) serta keikutsertaan atlet dalam kejurnas di cibubur pada oktober mendatang.
Melalui Musprov ini, PERGATSI Papua Barat optimis cabang olahraga gateball akan semakin berkembang pesat, inklusif, serta mampu mencetak atlet-atlet handal yang mengharumkan nama papua barat di kancah nasional maupun internasional.
Penulis : kabarnusantara.co
What's Your Reaction?

