Bertemu Menteri ESDM, Gubernur Papua Barat Perjuangkan PI 10 Persen Hingga Jatah Gas

Apr 11, 2026 - 09:08
Apr 11, 2026 - 09:09
 60
Bertemu Menteri ESDM, Gubernur Papua Barat Perjuangkan PI 10 Persen Hingga Jatah Gas
Bahas sejumlah poin penting, pemprov Papua Barat temui menteri ESDM di Jakarta (Red)

JAKARTA - Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, terus menunjukkan komitmennya dalam memperjuangkan kepentingan daerah. Bahkan, ia kerap bekerja sejak sebelum matahari terbit hingga larut malam.

Hal tersebut terlihat dalam pertemuannya dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, di Jakarta yang berakhir lewat tengah malam WIT, Jumat (10/4/2026).

Asisten II Setda Papua Barat, Melkias Werinussa, mengungkapkan dalam pertemuan tersebut Gubernur menyampaikan empat isu utama, yakni pencairan Participating Interest (PI) 10 persen, jatah gas 20 mmscfd untuk Papua Barat, lokasi kontrak kerja baru, serta penetapan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR).

“Beliau (Menteri ESDM) menjawab dengan gamblang bahwa terkait 20 mmscfd itu merupakan janji beliau. Jadi dalam setahun, Pemprov Papua Barat mendapat jatah dua kali pengapalan,” ujar Melkias.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Ketua DPR Papua Barat Orgenes Wonggor, Kapolda Papua Barat Alfred Papare, Sekda Papua Barat Ali Baham Temongmere, serta Kepala Dinas ESDM Papua Barat Sammy Saiba.

Melkias menambahkan, terkait PI 10 persen, Menteri ESDM meminta agar pihak BP segera merealisasikannya. Sementara itu, untuk Genting Oil disebutkan baru akan mulai produksi pada April tahun depan.

“Menyangkut wilayah pertambangan rakyat (WPR), beliau meminta pemerintah daerah menyiapkan wilayah yang diusulkan. Saat ini sudah diusulkan di tiga kabupaten, yakni Manokwari, Pegunungan Arfak, dan Teluk Wondama,” jelasnya.

Ia juga menyebutkan bahwa Menteri ESDM telah menghubungi direktur jenderal terkait untuk segera berkoordinasi dengan Kepala Dinas ESDM Papua Barat dalam penentuan WPR sebelum ditetapkan DPR.

Dalam kesempatan yang sama, Sekda Papua Barat turut menyampaikan permintaan dukungan untuk pelaksanaan Pesparawi Nasional XIV 2026 yang akan digelar di Manokwari pada 18–28 Juni 2026. Bantuan yang diminta berupa genset dan mobil toilet guna menunjang kelancaran kegiatan.

Sebelumnya, pada hari yang sama, Gubernur Papua Barat bersama Forkopimda juga melakukan pertemuan dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto.

Sumber: Rilis

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow