Yance Samonsabra Pastikan program MBG berjalan optimal di Papua Barat

Feb 28, 2026 - 05:17
 38
Yance Samonsabra Pastikan program MBG berjalan optimal di Papua Barat
Anggota DPD RI Yance Samonsabra saat mengunjungi salah satu tempat pengelolaan MBG di Manokwari, Papua Barat

MANOKWARI - Dalam upaya memastikan pengelolaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Papua Barat, Anggota komite II DPD RI Perwakilan Papua Barat Yance Samonsabra Jumat (27/2/2026) melakukan kunjungan ke salah satu sekolah penerima program MBG yaitu SD Negeri 1 Amban. 

Dalam kunjungan yang didampingi sejumlah staf dan koordinator program MBG wilayah kabupaten Manokwari tersebut, Yance Samonsabra berkesempatan berdialog secara langsung dengan siswa, kepala sekolah serta guru penanggung jawab MBG di sekolah tersebut.

Usai melakukan kunjungan, Yance menyampaikan bahwa secara umum program MBG telah diterima dengan baik oleh siswa dan sekolah, meski terdapat beberapa pengaduan yang umum sebagaimana di daerah lain, terkait varian menu yang diminati oleh para siswa.

Setelah melakukan kunjungan ke SD Negeri 1 Amban, Senator yang tergabung dalam komite mitra kerja langsung Badan Gizi Nasional ini, langsung melanjutkan kunjungannya ke 3 Sentra Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), di sekitaran Amban dan Marina. 

Dalam kunjungan tersebut, selain berdialog secara langsung dengan pengelola dan penanggung jawab SPPG, Yance Samonsabra juga meninjau langsung kondisi dapur dan perlengkapannya, IPAL (Instalasi Pengelolaan Air Limbah), serta meminta sampel paket MBG yang dibagikan pada hari itu dan meninjau bagian administrasi pengelola.

“Dari 3 sampel SPPG yang kita kunjungi tadi, saya menemukan masih ada SPPG yang kurang sempuran pada pengelolaan limbah melalui sistem IPAL nya. juga kondisi dapur yang menurut saya belum memenuhi syarat. namun demikian saya sampaikan untuk segera diperbaiki dan diiyakan oleh pengelola,” terang senator. 

Yance juga menekankan kepada semua pengelola SPPG untuk mengutamakan bahan baku lokal seperti sayur dan buah-buahan serta semua bahan baku yang dibutuhkan. Wajib mengutamakan bahan baku yang diproduksi oleh UMKM di daerah kabupaten Manokwari, namun yang tidak tersedia atau stoknya terbatas, terpaksa boleh mengambil produk dari luar.

“Bahan baku seperti ayam segar, telur, sayuran dan buah utamakan ambil dari lokal yah, supaya program ini benar-benar bisa menghidupkan ekonomi di daerah utamanya para pelaku UMKM, sebagaimana salah satu tujuan program MBG ini,” tegas Yance.

Dirinya juga meminta kepada ahli gizi disetiap SPPG untuk selalu berkoodrinasi dengan pihak sekolah penerima, utamanya kepala sekolah dan guru penanggung jawab, untuk memperoleh saran dan masukan serta perbaikan menu setiap harinya. Namun harus tetap terpenuhi standar nilai gizi yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN). 

Penulis : kabarnusantara.co

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow