Perselisihan TNI-Polri di Sorong, Polda Akan Lakukan Penyelidikan

Apr 15, 2024 - 06:09
 81
Perselisihan TNI-Polri di Sorong, Polda Akan Lakukan Penyelidikan
Kapolda Papua Barat Irjen Pol Johnny Eddizon Isir saat saat memberikan keterangan pers di polresta sorong(foto : Humas Polda Papua Barat)

SORONG, kabarnausantara.co- Perselisihan yang terjadi antara oknum TNI-Polri di Pelabuhan Kota Sorong pada hari Minggu (14/4/2024) pukul 09.00 WIT, Kapolda Papua Barat Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P berkomitmen melakukan penyelidikan secara utuh dan tuntas terhadap oknum personil dan diberlakukan penegakan hukum. 

Hal ini disampaikan Kapolda didampingi Pangkoarmada III Sorong, Danpasmar III, Danlantamal XIV Sorong, Danrem 181 PVT, KSOP Sorong serta para PJU Koarmada III dan Polda Papua Barat di polresta sorong.

"Perselisihan ini terjadi karena kesalahpahaman. Terkait dinamika yang terjadi hari ini, saya atas nama Kapolda Papua Barat tentunya kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat yang ada di Papua Barat khususnya yang ada di kota Sorong terlebih khususnya lagi kepada Pangkoarmada III. Dimana terjadinya kesalahpahaman dari beberapa personil Polda Papua Barat yang berkedudukan di Sorong” ujar Kapolda tadi malam. 

Dia mengaku tetap berkomitmen menjaga dan mewujudkan soliditas dan sinergitas dengan TNI yang berada di wilayah hukum Polda Papua Barat. 

Menurut dia, masih ada tantangan kedepan, masih ada agenda nasional yaitu pengamanan pilkada serentak dan itu menjadi tantangan sendiri bagi polda papua Barat diwilayah Provinsi Papua Barat Daya dan Papua Barat.

“Saya juga minta maaf kepada kawan-kawan di Pelindo, karena ada kerusakan yg terjadi disana dan telah kami datakan. Sampai sejauh ini ada 4 rekan kita dari TNI AL masih dalam perawatan, demikian juga 1 personil dari Polres Tambrauw dan 5 Personil Polres Sorong Kota sudah dilakukan perawatan. Kita berharap rekan- rekan kita segera sembuh dan pulih kembali untuk sama-sama saling bergandengan tangan melaksanakan tugas berikutnya, " Jelasnya. 

Kepada masyarakat Kapolda himbau terkhusus yang ada di Sorong dan semua yang ada di tanah Papua, jangan terhasut ataupun terbawa informasi yang tidak benar. 

"Kami punya tugas menjaga kerukunan, membangun toleransi, pesan persatuan dalam keberagaman selalu kita sampaikan. Kita harus menjaga Soliditas antara TNI-Polri. Pasti ada solusi dari dinamika yang ada. Kita berupaya ke depan agar hal ini tidak terulang kembali dan kami masing-masing akan melakukan konsolidasi ke dalam, " Paparnya. 

Dia berharap masyarakat kota Sorong melakukan aktifitas seperti biasa, permasalahan sudah selesai, masing-masing akan melakukan penyelidikan terhadap permasalahan ini untuk penegakkan hukum sesuai kriteria perbuatannya. (Red) 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow