Pelatih Masing-masing Cabor Paparkan Program Latihan Atlet Selama Puslatda KONI Papua Barat

Mar 2, 2024 - 13:26
 63
Pelatih Masing-masing Cabor Paparkan Program Latihan Atlet Selama Puslatda KONI Papua Barat
Pemaparan pelatih kepala masing-masing cabang olahraga atlet PON Papua Barat (Tri Santoso)

MANOKWARI, Kabarnusantara.co - Sebanyak 25 Pelatih mulai memaparkan program latihan dan pembinaan atlet selama Pemusatan latihan daerah (Puslatda) dihadapan Satgas dan Tim Monitoring dan Evaluasi di Kantor KONI Papua Barat, Susweni, Sabtu (2/2/2024). 

Di hari pertama, sebanyak 10 pelatih dari Cabang olahraga yakni angkat berat, angkat besi, atletik, bermotor, biliar, sepak bola, futsal, dansa, dayung, tinju, dan Hapkido memaparkan program latihan mereka selama Pelatda persiapan PON XXI Aceh-Sumut. 

Sementara untuk, Cabor lainnya di jadwalkan pada hari Senin pekan depan termasuk secara daring (virtual) untuk Cabor yang melakukan pemusatan di Luar Papua Barat. 

Ketua Satgas Pelatda KONI Papua Barat Adolfina Oray menyebut, Tahun 2024 merupakan PON kelima yang diikuti oleh Papua Barat, dan prestasi yang diraih mengalami pasang surut yang disebabkan oleh pembinaan prestasi kurang maksimal. 

"Kita sudah ikut PON di Samarinda, Riau, Jawa barat, Papua, dan nanti di Aceh-Sumur, pembinaan prestasi yang menjadi masalah utama untuk semua program besar yang ada di KONI Papua Barat," jelas dia, saat membuka sesi pemaparan pelatih kepala. 

Dia menyebut, Pemaparan program yang dilakukan bukan untuk mencari kesalahan namun di titik beratkan untuk melihat kesiapan pelatih kepala di masing-masing cabag olarganya, yang kemudian akan di evaluasi pada bulan Mei mendatang. 

Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) akan melakukan pemantauan latihan di masing-masing Cabor, sehingga apa yang dikerjakan selama sesi Puslatda digelar dapat dimonitor. 

"Kepada ketua Pengprov, Pelatih kepala dan Asisten pelatih harus bersama-sama melakukan evaluasi untuk tujuan pembenahan. Presentase program dengan benar dan harus dilaksanakan dengan benar juga," lanjut Adolfina. 

Hal senada juga disampaikan, Wakil Ketua Satgas Puslatda, Bambang Nugroho yang menyebutkan pelatih yang baik adalah guru yang baik, dan guru yang baik mampu menyusun agenda pembelajaran yang baik. 

"Jika kita gagal dalam perencanaan, sama saja kita merencanakan kegagalan, seluruh pelatih harus tau kekuatan yang kita miliki. Bagaimana bisa mengukur kekuatan lawan jika kita tidak bisa mengukur kekuatan kita sendiri," pesan Bambang Nugrohi kepada para Pelatih. 

Dia juga berharap, dengan perencanaan dan pelaksanaan yang baik KONI Papua Barat bisa memperoleh prestasi yang baik di kancah olahraga Nasional. (Tri)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow