Panitia Pesparawi Nasional XIV Siapkan Akomodasi Peserta dari 38 Provinsi, Kontingen Mulai Berdatangan ke Manokwari
MANOKWARI - Panitia Pelaksana Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV terus mematangkan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan ajang nasional yang akan berlangsung di Manokwari, Papua Barat. Salah satu fokus utama panitia saat ini adalah kesiapan akomodasi bagi para peserta yang berasal dari 38 provinsi di Indonesia.
Ketua Harian Panitia Pesparawi Nasional XIV, Jacob Fonataba, mengatakan panitia telah menyiapkan sejumlah fasilitas penginapan baik hotel maupun non-hotel guna memastikan seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan nyaman.
“Kami sudah menyiapkan akomodasi yang memadai dengan fasilitas yang cukup baik di beberapa hotel maupun non-hotel. Kami berharap para duta Pesparawi dari seluruh provinsi dapat merasa nyaman selama berada di Manokwari dan dapat mempersiapkan diri mengikuti 12 kategori lomba yang akan dipertandingkan,” ujar Jacob.
Ia mengungkapkan, sejumlah kontingen mulai berdatangan ke Manokwari sebelum pembukaan resmi kegiatan. Salah satu yang telah tiba adalah kontingen Papua Barat dari Kabupaten Kaimana.
“Hari ini kontingen dari Kaimana sudah tiba dan telah kami jemput. Mereka saat ini menempati kompleks MP3 di Amban. Panitia juga sudah mulai memberikan pelayanan terhadap kebutuhan peserta yang telah datang,” katanya.
Menurut Jacob, kedatangan peserta secara bertahap menjadi tanda bahwa seluruh rangkaian pelaksanaan Pesparawi Nasional XIV semakin dekat. Panitia pun terus berkoordinasi untuk memastikan seluruh kebutuhan kontingen dapat terpenuhi dengan baik.
Terkait pembukaan kegiatan, Jacob mengatakan panitia masih menantikan kepastian kehadiran Presiden maupun Wakil Presiden Republik Indonesia. Harapan tersebut telah disampaikan melalui surat resmi dari Gubernur Papua Barat kepada pemerintah pusat.
“Kami berharap Bapak Presiden atau Bapak Wakil Presiden dapat berkenan hadir membuka Pesparawi Nasional XIV. Ini merupakan event yang menghadirkan generasi muda bangsa dari 38 provinsi dan menjadi momentum memperkuat persatuan serta kesatuan bangsa,” ujarnya.
Jacob menilai Pesparawi bukan sekadar ajang perlombaan seni suara gerejawi, tetapi juga menjadi sarana mempererat persaudaraan, solidaritas, dan kebersamaan antar anak bangsa dari berbagai daerah di Indonesia.
Selain itu, pelaksanaan Pesparawi Nasional XIV juga diyakini akan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat Papua Barat. Kehadiran ribuan peserta dan pendamping diperkirakan akan mendorong aktivitas ekonomi lokal selama kegiatan berlangsung.
“Dampaknya juga berkaitan dengan pengembangan ekonomi kerakyatan dan promosi pariwisata di Papua Barat,” katanya.
Panitia juga berharap momentum Pesparawi dapat dimanfaatkan oleh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memperkenalkan berbagai produk unggulan daerah kepada para tamu yang datang dari seluruh Indonesia.
“Kami berharap generasi muda dan pelaku UMKM lokal dapat ikut mempromosikan produk-produk unggulan daerah selama pelaksanaan Pesparawi berlangsung,” pungkas Jacob.
Pesparawi Nasional XIV dijadwalkan berlangsung pada 18 hingga 28 Juni 2026 di Manokwari dan akan diikuti kontingen dari 38 provinsi se-Indonesia. Ajang ini menjadi salah satu kegiatan keagamaan nasional terbesar yang pernah digelar di Papua Barat.
Penulis: Kabarnusantara.co
What's Your Reaction?

