Billy Mambrasar Resmi Diangkat Jadi Komite Dewan Komisaris PT Taspen, Fokus Perkuat Transformasi SDM dan Bisnis
JAKARTA - PT Taspen (Persero) resmi mengangkat Billy Mambrasar sebagai Komite Dewan Komisaris PT Taspen. Penugasan tersebut efektif berlaku mulai 1 Februari dan menempatkan Billy untuk melaporkan langsung pelaksanaan tugas serta kinerjanya kepada Komisaris Utama PT Taspen, Fary Francis.
Dalam peran barunya, Billy Mambrasar akan berfokus pada penguatan transformasi tata kelola PT Taspen, khususnya di bidang Human Capital dan pengembangan sumber daya manusia. Selain itu, ia juga didorong untuk berkontribusi dalam percepatan transformasi bisnis perusahaan agar PT Taspen semakin modern, berdaya saing, serta berorientasi global. Langkah ini sejalan dengan agenda besar transformasi BUMN dan peningkatan kualitas layanan bagi seluruh peserta Taspen di Indonesia.
Komisaris Utama PT Taspen, Fary Francis, menyampaikan bahwa pengangkatan Billy Mambrasar merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan kepemimpinan profesional dengan pengalaman internasional dan lintas sektor.
“Penguatan sisi Human Capital dan transformasi bisnis menjadi kunci masa depan PT Taspen. Pengalaman Saudara Billy Mambrasar pada banyak lintas sektor seperti investasi, korporasi global, dan pemerintahan menjadi nilai strategis bagi PT Taspen,” ujar Fary Francis.
Billy Mambrasar dikenal memiliki rekam jejak profesional yang kuat, baik di sektor swasta maupun pemerintahan. Ia pernah berkarier di perusahaan migas asal Inggris, BP (British Petroleum), dan terlibat langsung dalam pengelolaan proyek-proyek strategis dengan nilai investasi mencapai USD 8 miliar.
Saat ini, Billy juga menjabat sebagai Tenaga Ahli Deputi Investasi dan Pengusahaan BP Batam. Dalam posisi tersebut, ia membantu pimpinan BP Batam dalam mendatangkan investasi dari dalam dan luar negeri guna mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan serta memperkuat iklim investasi nasional.
Di tingkat pemerintahan nasional, Billy Mambrasar pernah dipercaya sebagai Staf Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Inovasi pada periode 2019–2024 di era Presiden Joko Widodo. Pada pemerintahan saat ini, ia kembali mendapatkan kepercayaan dari Presiden Prabowo Subianto sebagai Komite Eksekutif Presiden Republik Indonesia sejak tahun 2025 hingga sekarang.
Selain aktivitas profesionalnya, Billy juga aktif di dunia akademik dan riset. Sejak tahun 2025, ia tercatat sebagai peneliti di Pusat Kajian Daya Saing ASEAN, Politeknik Negeri Batam, dengan fokus kajian pada daya saing ekonomi, investasi, dan pembangunan berkelanjutan.
Dari sisi pendidikan, Billy Mambrasar memiliki latar belakang akademik yang kuat dengan kombinasi ilmu teknik, bisnis, dan psikologi pembangunan. Ia meraih dua gelar sarjana dari Institut Teknologi Bandung (ITB) dan University of London, serta dua gelar magister, masing-masing Magister Administrasi Bisnis dengan fokus international business dari Australian National University dan Master Psikologi Pembangunan Manusia dari Harvard University.
Dengan pengalaman lintas sektor tersebut, Billy Mambrasar diharapkan mampu memperkuat tata kelola sumber daya manusia PT Taspen sekaligus mendorong transformasi bisnis perusahaan agar semakin profesional, transparan, inovatif, dan mampu bersaing di tingkat global serta menjadi percontohan di tingkat nasional.
“Terima kasih atas kepercayaan seluruh jajaran Komisaris PT Taspen. Amanah ini akan saya jalankan dengan penuh tanggung jawab untuk memastikan transformasi Human Capital dan transformasi bisnis PT Taspen berjalan secara berkelanjutan serta berdampak nyata bagi peningkatan kualitas layanan kepada ASN dan para pensiunan,” ujar Billy Mambrasar.
Pengangkatan ini juga menjadi catatan sejarah tersendiri, mengingat Billy Mambrasar merupakan putra Papua pertama yang dipercaya menjadi Komite Dewan Komisaris di salah satu perusahaan BUMN.
Sumber: Rilis
What's Your Reaction?



