222 Siswa SMANKOR Papua Barat Jalani Masa Basis, Dibina Disiplin dan Karakter Selama Sebulan
MANOKWARI - SMA Keberbakatan Olahraga (SMANKOR) Papua Barat resmi memulai pelaksanaan masa basis bagi seluruh siswa baru dan siswa lama yang berasal dari tujuh kabupaten di Papua Barat. Sebanyak 222 siswa dari kelas X, XI, dan XII mulai menempati asrama sekolah sebagai bagian dari pembinaan awal sebelum memasuki kegiatan belajar mengajar secara penuh.
Kepala SMANKOR Papua Barat, Luis Jarfi, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan diawali dengan proses administrasi, kemudian dilanjutkan dengan berbagai tes yang melibatkan personel dari Kodam XVIII/Kasuari.
"Personel dari Kodam XVIII/Kasuari yang terlibat berjumlah 11 orang, terdiri atas dua anggota Kowad dan sembilan personel pria. Penempatan siswa juga dilakukan terpisah antara asrama putra dan asrama putri," ujar Luis Jarfi, Minggu (19/7/2026).
Ia mengatakan, masa basis berlangsung selama satu bulan, mulai 18 Juli hingga 20 Agustus 2026. Program tersebut bertujuan membentuk kedisiplinan, karakter, serta memperkuat kebersamaan para siswa yang berasal dari berbagai daerah dan jenjang kelas.
"Tujuan masa basis ini adalah menyatukan kehidupan mereka di asrama, menyesuaikan kebiasaan dan perilaku mereka. Harapannya, mereka menjadi anak-anak yang memiliki perilaku, mental, dan karakter yang baik di kemudian hari," katanya.
Sementara itu, salah seorang orang tua siswa kelas X, Indah Kondi, mengaku bersyukur melihat fasilitas asrama yang disediakan sekolah. Menurutnya, fasilitas tersebut sangat memadai, mulai dari kamar tidur yang dilengkapi tempat tidur, bantal, seprai, hingga pendingin ruangan (AC). Sekolah juga menyediakan area khusus untuk menjemur pakaian sehingga lingkungan asrama tetap tertata rapi.
"Saya senang sekali anak saya bisa diterima di SMANKOR. Terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Papua Barat yang telah menyediakan fasilitas yang sangat baik. Dengan fasilitas ini, anak-anak kami bisa belajar dengan nyaman dan mengembangkan bakat olahraga mereka," ungkapnya.
Usai masa basis berakhir pada 20 Agustus mendatang, seluruh siswa akan mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) secara normal. Selama masa pembinaan berlangsung, para siswa tetap menjalani proses pembelajaran dengan pendampingan intensif dari pihak sekolah bersama personel Kodam XVIII/Kasuari guna membentuk karakter, disiplin, dan kesiapan mereka sebagai siswa berasrama.
Penulis: Kabarnusantara.co
What's Your Reaction?

