Dominggus Mandacan Minta Instansi Perketat Pengawasan Satwa Endemik

Feb 18, 2026 - 15:56
 14
Dominggus Mandacan Minta Instansi Perketat Pengawasan Satwa Endemik
Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan

MANOKWARI – Maraknya aksi penyelundupan satwa endemik keluar dari wilayah Papua Barat memicu perhatian serius pemerintah daerah. Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, mengimbau seluruh instansi teknis dan vertikal untuk memperkuat kolaborasi guna memutus rantai perdagangan ilegal satwa dilindungi.

Penegasan tersebut disampaikan Gubernur usai mengikuti kegiatan doa bersama di Kantor Gubernur Papua Barat, Rabu (18/2/2026). Ia menekankan bahwa perlindungan terhadap kekayaan hayati Papua Barat tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri, melainkan butuh konsentrasi penuh dari seluruh pihak terkait.

Gubernur mengungkapkan bahwa pemerintah daerah kerap "kecolongan" dalam pengawasan jalur transportasi. Fakta di lapangan menunjukkan banyak satwa endemik seperti Burung Cenderawasih, Kasuari, hingga Kanguru Pohon berhasil lolos dari Pelabuhan Manokwari dan baru terdeteksi saat tiba di wilayah lain.

"Satwa endemik kita banyak yang lolos melalui jalur laut dan justru tertangkap di daerah lain, seperti Pelabuhan Ternate. Ini menjadi perhatian serius bagi kami," ujar Dominggus Mandacan.

Sebagai langkah konkret, Gubernur menginstruksikan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk segera melakukan koordinasi dan mengkaji aturan yang ada. Ia mendorong lahirnya regulasi khusus di tingkat daerah untuk memperkuat perlindungan satwa liar.

"Saya minta segera koordinasi untuk melihat aturan pemerintah yang ada, agar bisa ditindaklanjuti di daerah dalam bentuk Perdasus (Peraturan Daerah Khusus) atau Perda. Ini penting untuk menjaga satwa liar kita di Tanah Papua, khususnya Papua Barat," tegasnya.

Sebagai bentuk keteladanan dan edukasi kepada masyarakat, Dominggus Mandacan secara tegas menyatakan menolak penggunaan aksesori budaya yang menggunakan bulu burung asli, seperti Cenderawasih atau Kasuari.

Langkah ini diambil untuk memberi pesan kepada publik bahwa menjaga habitat satwa lebih mulia daripada menjadikannya sebagai hiasan. Menurutnya, melestarikan keanekaragaman hayati adalah tanggung jawab bersama demi mencegah bencana ekologis di masa depan.

"Melindungi keanekaragaman hayati adalah tugas kita semua. Mari kita lestarikan bersama agar ke depan tidak menimbulkan bencana bagi anak cucu kita," tutupnya.

Penulis : kabarnusantara.co

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow