Yusuf Kohar Mantap Jadikan Bandarlampung Menjadi Waterfront City

  • Whatsapp

Kabarnusantara.co, Bandarlampung – Wakil Walikota Bandarlampung M.Yusuf Kohar mengambil sekaligus mengembalikan berkas pendaftaran di penjaringan Partai Perindo, Senin (24/2).

Sesuai mekanisme penjaringan, Calon Walikota Bandarlampung ini langsung memaparkan visi misi di depan tim penjaringan yang terdiri dari Ketua Tim Usman Hasani dan Sekretaris Eka Tiara Candrananda.

Bacaan Lainnya

Dalam pemaparannya, Yusuf Kohar mengaku siap melanjutkan program Waterfront City yang sempat dicanangkan namun hilang di era Herman HN.

Selain itu, ia juga akan melakukan normalisasi sungai untuk mencegah banjir. Menurutnya, banjir adalah persoalan yang menjadi sorotan di Bandarlampung.

“Ini gagasan yang brilian, karena nantinya Waterfront City bisa mengangkat perekonomian masyarakat Bandarlampung, sudah bisa menambah pendapatan asli daerah,” jelasnya.

Tidak hanya itu, perbaikan infrastruktur di Bandarlampung juga akan menjadi sorotan.

“Infrastruktur jalan Teuku Umar-Pajajaran harus dilebarkan, bukan dibuat fly over, jalan Batu Putu sampai Kemiling juga dilebarkan dibangun trotoar dan penerang jalan,” ucapnya.

Intinya, kata dia, membangun sesuatu harus memperhatikan segala aspek termasuk berwawasan lingkungan.

“Pembangunan Fly over tidak berwawasan lingkungan. Kita bikin fly over bawahnya banjir, jalan sampingnya jelek, ruko di sekitar tutup, ekonomi jatuh,” tegasnya.

Yusuf Kohar juga menyoroti soal banjir, dimana ke depan ia akan meningkatkan
normalisasi sungai di beberapa daerah yang jadi langganan banjir.

Lanjutnya, ia juga menegaskan tidak akan mendirikan Majelis Taklim Yusuf Kohar. Artinya, dirinya siap memfasilitasi Majelis Taklim di mushola dan masjid-masjid.

Di tatanan birokrasi juga menurutnya harus memiliki kemampuan dan kreativitas. Sebab dengan itu, tidak menutup kemungkinan PAD di Bandarlampung bisa mencapai Rp1,2 T.

Yang terpenting kata dia, istri tidak ikut campur dalam pemerintahan, dan mampu menjadi pemimpin yang pintar dan benar. “Gratis harus benar-benar gratis. Wakil diberdayakan, jangan tidak dilibatkan, jangan kita yang hebat sendiri,” kata dia.

Sementara itu, Ketua Tim Penjaringan Usman Hasani mengatakan, sampai hari ini baru tiga calon yang mendaftar, dua sebagai Calon Walikota, dan satu sebagai wakil.

“Yang mendaftar sebagai Calon Walikota yakni Bu Eva Dwiana dan Yusuf Kohar, dan sebagai calon wakil yakni Pak Dedi Amrullah,” kata dia.

Reporter : Ovi Yani Riska

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *