Wakil Ketua DPD Partai Hanura Lampung Dituntut Jaksa Satu Tahun Penjara

  • Whatsapp

Kabarnusantara.co, Lampung- Wakil Ketua DPD Partai Hanura Nazarudin dituntut 1 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Anyk Kurniasih, karna terbukti melanggar Udang-Undang ITE dan dugaan pencemaran nama baik.

“Menuntut terdakwa dengan kurungan penjara selama satu tahun dan denda Rp 50 juta dan apabila denda tidak dapat dibayar, terdakwa wajib menggantinya dengan kurungan penjara selama 2 bulan,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Selain itu, Jaksa Penuntut Umum pun meminta kepada Majelis Hakim agar memerintahkan terdakwa Nazarudin untuk ditahan. “Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dalam KUHP Pasal 45 ayat (3) Jo Pasal 27 ayat (3) UU RI No.19 Tahun 2016 Tentang Perubahan atas UU RI No.11 tahun 2008¬†Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, terdakwa diduga melakukan pencemaran nama baik Ketua DPD Partai Hanura Lampung, dan pada akhirnya membuat Nazaruddin duduk di kursi pesakitan tersebut, pada Jumat (29/11).

Nazaruddin duduk di kursi pesakitan Pengadilan Negeri Tanjungkarang Kelas 1A, pasca berselisih dengan Ketua DPD Partai Hanura Lampung Benny Uzer dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, JPU Anyk Kurniasih menyebutkan bahwa terdakwa Nazaruddin dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan, mentransmisikan atau membuat diaksesnya informasi elektronik atau dokumen elektronik yang memiliki muatan penghinaan atau pencemaraan nama baik.

Lanjut JPU, terdakwa telah mengatakan beberapa kata yang tidak etis sehingga mencemarkan nama baik serta merendahkan dan menjatuhkan martabat saksi korban Benny Uzer melalui media sosial dan WhatsApp.

“Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dalam pidana pasal 45 ayat (3) Jo Pasal 27 ayat (3) UU RI No.19 Tahun 2016 Tentang Perubahan atas UU RI No.11 tahun 2008¬† Tentang Informasi dan Transaksi elektronik,” tandasnya.

Reporter : Ovi Yani Riska

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *