Tanggapi Kekecewaan Korban, Jaksa Klarifikasi Soal Berikan Tuntutan ke Para Terdakwa

  • Whatsapp

Kabarnusantara.co, Bandar Lampung – Menanggapi berita mengenai tuntutan 6 orang terdakwa penganiaya nelayan Angga Saputra, yang dituntut ringan oleh dirinya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ponco Santoso meluruskan bahwa, tuntutan yang diberikannya sudah sesuai.

“Ini bukan penganiayaan berat. Tapi ringan,” ucap Ponco, pada Senin (12/10).

Bacaan Lainnya

Dirinya pun menjelaskan bahwa, tak semua para terdakwa pengeroyokan itu dituntut hanya 8 bulan. Tetapi ada juga yang dijatuhi hukuman selama 10 bulan penjara.

“Jadi sebenarnya terdakwa ini bukan 6 orang, tetapi 8 orang. Jadi berkasnya ini di split (terpisah),” katanya.

Menurutnya, untuk terdakwa yang dituntut 8 bulan itu yakni Momon Santoso dan Niko Saputra. Sedangkan sisanya yakni Achmad Setiawan alias Mad, Joko Santoso, Ferry alias Metal, Yudi Sutrisno, Ahmad Rizani dan Maman itu dituntut 10 bulan penjara.

“Para terdakwa ini kalau di Ditpolairud tak ditahan. Tetapi ketika berkasnya dilimpahkan ke kami langsung ditahan. Agar mereka ini tidak bertengkar lagi,” kata dia.

“Apa yang telah kami tuntut ini sudah sesuai dengan rasa keadilan masyarakat atas kasus penganiayaan,” ujarnya.

“Mereka ini sudah ditahan lama. Hampir 4 bulan ini. Jadi ini tak ada luka berat, kita keberatan kalau disebut seperti itu. Karena apabila mengatakan (luka berat) seperti itu nanti akan berimbas ke masyarakat. Malah nanti jadi omongan bahwa jaksa tak menuntut sesuai dengan fakta,” ungkapnya.

Laporan : Kabarnusantara.co

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *