Pesta Sabu, Sepasang Kekasih Divonis Berbeda

  • Whatsapp

Kabarnusantara, Bandarlampung- Satu diantara ketiga terdakwa penyalahgunaan Narkotika divonis berbeda oleh Majelis Hakim yang diketuai oleh surono, di Pengadilan Negeri (PN) Kelas IA Tanjung Karang, Bandarlampung, Pada Rabu (26/2).

Ketiga terdakwa tersebut adalah Seli Marlinah, Bagus Swarno, dan Perdi Darmawan. Ketua Majelis Hakim Surono menyatakan ketiganya terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah tanpa hak atau melawan hukum, menawarkan untuk dijual, menjual atau menerima narkotika Golongan I jenis sabu-sabu, sebagaimana diatur dalam pasal 114 Ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

Bacaan Lainnya

“Menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa Seli Marlinah dengan hukuman penjara selama satu tahun sepuluh bulan,” Putus Surono.

Sementara itu, terdakwa Bagus Swarno Ketua Majelis Hakim Surono memutuskan hukuman pidana penjara selama 5 tahun 6 bulan dengan denda Rp 800 juta subsider 4 bulan kurungan.

Sedangkan itu surono juga memutus “Menjatuhkan Terdakwa Perdi Darmawan dengan hukuman penjara selama lima tahun, dengan denda sebesar Rp1 miliar subsider 4 bulan kurungan,” terangnya.

Mendengar putusan tersebut ketiga terdakwa Seli, Bagus dan Perdi menyatakan menerima atas putusan Majelis Hakim , dan begitu juga dengan JPU Ali Mashuri pun menerima atas putusan tersebut.

Perbuatan ketiga terdakwa bermula saat Bagus dan Seli pulang dari Rumah sakit dan menuju kerumah Bagus di Kemiling. “Setelah sampai dirumah tak lama kemudian datanglah terdakwa Perdi, kemudian terdakwa Seli masuk kedalam kamar untuk tidur,” kata Ali.

Setelah itu, tidak lama kemudian terdakwa Perdi masuk kedalam kamar, akan tetapi terdakwa seli tetap tidur, Dan sekitar pukul 16.00 WIB Seli dibangunkan oleh terdakwa Bagus dan mengajak terdakwa seli untuk menggunakan narkoba jenis sabu-sabu.

“Tak lama kemudian dua anggota Polisi melakukan penggerebekan dan mendapatkan barang bukti satu buah kotak rokok gudang garam surya berisikan satu buah plastik klip yang didalamnya terdapat enam paket sedang, tiga paket kecil sabu-sabu, satu pack plastik dan satu unit timbangan digital yang terdapat ditumpukan genteng didepan rumah,” ungkap Ali.

Reporter : Okta Fitriani

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *