Penertiban PKL di PKOR Wayhalim Sempat Ricuh

  • Whatsapp

Kabarnusantara.co, Bandarlampung – Penertiban pedagang kaki lima di sekitaran PKOR Wayhalim ricuh. Pasalnya,
Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) dan warga mengalami gesekan, pada Rabu (22/1). Sempat, penertiban ini mengalami adu mulut antara Pol PP dan warga.

Terlihat di lapangan, sebagian warga tetap bertahan menolak penggusuran. Namun, sebagian lainnya sudah bersiap-siap mengamankan barang-barang dagangan.
Satu alat berat jenis exavator telah disiapkan. Dengan menyiagakan belasan personil Pol PP. Meskipun ada gesrkan atas penolak tersebut, arus lalu lintas tetap ramai lancar.

Bacaan Lainnya

Doni (45) salah satu pedagang mengatakan, sebelumnya memang sudah ada perjanjian untuk melakukan penggusuran. Dalam perjanjian itu warga meminta penggusuran dilakukan dibagian dalam.

Namun, pada nyatanya, justru penggusuran akan dilakuan dibagian luar terlebih dahulu. Sehingga, warga menolak dan mendesak penghentian penggusuran.

“Memang sudah ada perjanjian, seharusnya di dalam dulu yang djtertibkan, ini malah kita dulu yang digusur. Kita kan belum ada persiapa. Kita sih ga ada masalah dengan penertiban,” jelasnya.

Salah satu anggota Pol PP Chandra, mengatakan, pihaknya hanya menunggu perintah komandan. “Saya no komen, kita menunggu perintah komandan,” jelasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, para anggota belum memahami titik mana terlebih dahulu yang diseharusnya ditertibkan mana yang belum.

Reporter: Kabarnusantara.co

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *