OMBUDSMAN Datangi Warga Sekitar Menara Telkomsel Metro

  • Whatsapp

 

Bacaan Lainnya

 

 

Kabarnusantara.co,Metro – Permasalahan keberadaan Menara telekomunikasi milik Telkomsel yang terletak di Jln. KH. A Yasin Kelurahan Imopuro Kota Metro masih menyisakan persoalan hingga saat ini.

Setelah kurang mendapat tanggapan dari Pemerintah Kota Metro, warga sekitar menara melalui kuasa hukumnya melaporkan persoalanya kepada Ombudsman RI yang kemudian mendelegasikan kepada Ombudsman Perwakilan Lampung Pada Jumat (15/1) .

sekitar pukul 09:30 WIB tepat disamping menara, Tim Perwakilan Ombudsman RI Propinsi Lampung yang dipimpin oleh Dodik Hermanto, S.H.,M.H.,CLA, Kepala Keasistenan Penerimaan dan Verifikasi Laporan Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Lampung didampingi 3 Anggota Tim Pemeriksa bertemu dengan warga sekitar menara.

tampak hadir pada pertemuan tersebut warga sekitar menara antara lain Sugito, Theo, Paulus, Al Sutri Asmini, Veronika Sukarti, Sri Widiastuti, dan Astuti.

Tegar mengatakan kehadiran Ombudsman untuk menindak lanjuti menara yang sudah lama tidak dihiraukan pemerintah.

“kehadiran Ombudsman Lampung untuk menindaklanjuti laporan yang kami terima pada tanggal 28 Desember lalu dari Ombudsman RI, kami berharap untuk dapat mengeksplorasi lebih jauh permasalahan warga yang berada di sekitar menara,” ujar Tegar Adiwijaya dari Ombudsman Lampung.

Ombudsman juga bertanya kepada warga yang pernah menjadi korban akibat sambaran petir dan masuk kerumah sakit serta korban yang sampai saat ini mengalami trauma akibat sambaran petir.Dan beberapa mengeksplorasi data terkait kerusakan-kerusakan yang diakibatkan oleh menara.

tim Obudsman Lampung sempat pula melihat-lihat keberadaan menara yang dipagarnya masih terbentang spanduk bertuliskan “Menara Telkomsel ini di Segel”.

Pihak Obudsman Perwakilan Lampung berjanji akan Menindak lanjuti Laporan yang tercakup dalam ruang lingkup kewenangan ombudsman.

Lanjut Yudho “Kami berharap Ombudsman dapat menyelesaikan persoalan warga sekita menara yang selama 20 tahun ini tidak mendapatkan akses informasi berkenaan dengan keberadaan menara dan lemahnya pengawasan Pemerintah Kota Metro, bahkan warga sekitar menara terkesan tidak diperdulikan oleh pemilik Menara yaitu Telkomsel, tegas Yudho H Marhoed,”(red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *