Limbah Industri Pabrik Cemari Sungai Sekampung Lampung Timur

  • Whatsapp

Kabarnusantara.co,Lampung Timur – Pencemaran limbah di sungai Sekampung yang melintasi dua kabupaten yakni lampung timur dan lampung Selatan kembali di cemari limbah hitam pekat yang diduga berasal dari pabrik. Jabung (26/10).

Bacaan Lainnya

limbah yang diduga berasal dari salah satu pabrik produksi yang berada di kecamatan tanjung bintang lampung selatan dan kecamatan sekampung udik ini sudah sering kali terjadi tepat nya enam bulan sekali.

Jamal 25th nelayan mengatakan, ia yang mengandal sungai sekampung menangis melihat kondisi sungai yang penuh dengan limbah pabrik sehingga banyak ikan yang mati.

“Saya mengecam perbuatan yang tidak bermoral ini dengan membuang limbah sembarangan hingga membunuh ekosistem yang hidup diway sekampung” Ucapnya.

Tidak hanya itu Nurdi 33Th warga mengatakan hal yang sama “ini bukan yang pertama kali tapi setiap 6 bulan sekali. Namun semua dinas yang terkain seolah – olah pejam mata dan tutup telinga” Ungkapnya.

Pak Ferry salah satu kabid dinas lingkungan Hidup(DLH) Lampung Timur
Saat di konfirmasi oleh kabarnusantara.co mengatakan ,ia membenarkan ada keterangan dari camat kecamatan jabung soal limbah tersebut yang berasal dari salah satu perusahaan di sekitaran kali sekampung.

“Ya benar memang camat kecamat jabung mengadukan adanya limbah di sungai sekampung tetapi itu bukan ranah kabupaten karna perusahaan itu berada di wilayah Lampung Selatan jadi kewenangan nya ada di Provinsi” Ungkap Ferry.

Sampai saat ini tidak ada respon dari pemerintah terkait hal ini.Sementara ratusan nelayan dan Masyarakat yang menggantungkan ekonomi nya di way sekampung terancam kehilangan mata pencarian. Dan mereka Berharap kepada Pemerintah provinsi lampung ,lampung timur Polda lampung dan Polres lampung timur
Untuk menurunkan tim investigasi untuk mengusut tuntas masalah ini dan memberikan sangsi terhadap pengusaha nakal yang Membuang limbah sembarangan diway sekampung.

sumber :Kabarnusantar.co

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *