Komisi 1 DPRD Provinsi Lampung Sikapi Kelangkaan Gula

  • Whatsapp

Kabarnusantara.co,Bandarlampung – Pasca melakukan Hearing bersama Polda Lampung, Dalam rangka menyiakapi masalah kelangkaan gula di Lampung, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung lakukan jumpa pers di ruang rapat, Senin (23/03/2020).

Bacaan Lainnya

Yozi Rizal, SH, selaku ketua komisi 1 mengatakan, pihaknya melakukan Hearing terkait permasalahan kelangkaan Gula yang diduga ada penimbunan disejumlah perusahaan yang berada di Lampung.

“Terkait penimbunan yang ada di empat perusahaan menurut pihak kepolisian, itu menjadi semacam permasalahan sampai saat ini, polda lampung belum menemukan jika nanti ada, kemungkinan kita akan turun langsung ke bawah, ini yang terdiri dari beberapa hasil penyelidikan dari empat perusahaan besar, hingga akhirnya muncul angka yang cukup fantastis,” kata Yozi Rizal.

Lanjutnya, Pihaknya juga berharap dan percaya terhadap pihak kepolisian, karena mereka adalah lembaga yang melakukan pengecekan tentang kelangkaan. Jadi jika ada penumpukan gula yang tidak wajar maka akan di tindak lanjuti.

“Artinya teman-teman sekalian bahwa kita terima kasih kepada teman-teman sudah mengawal dan konsen terhadap persoalan ini dalam rangka peduli kita kepada masyarakat terutama terkait dengan bahan pokok. Kami dari komisi I juga menunggu informasi dari masyarakat dan kawan-kawan media untuk dapat memberikan informasi terkait kelangkaan gula,” tambahnya.

Dikatakan Mirzalie SS., SH., MKN Selaku anggota komisi I mengatakan hasil dari pertemuan antara Pemerintah Provinsi dengan pihak perusahaan. Saat ditanya oleh awak media soal kapan kesepakatan itu akan berjalan dan kesetabilitasan harga di pasaran.

“Hasil kesepakatan dari pihak gubernur dengan empat perusahaan besar di Lampung, bahwa mereka siap untuk Kesediaan gula akan di distribusikan, masalah harga terendah 12.500, pelaksanaan kegiatan ini karena ada di pihak Provinsi,” Kata Mirzalie.

Sumber: Oviyani riska

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *